SENDAWAR, Infokubar.id – Deretan keris, mandau, peralatan tradisional, hingga benda-benda pusaka dari berbagai daerah memenuhi stan Pameran Pusaka Nusantara 2026 di Kampung Linggang Purwodadi, Kecamatan Linggang Bigung. Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 kampung itu, pameran budaya menjadi ruang yang menyatukan sejarah, identitas, dan semangat pelestarian warisan leluhur.
Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menyempatkan diri meninjau setiap stan pameran, Rabu (24/6/2026). Ia berdialog dengan para kolektor dan peserta pameran untuk melihat lebih dekat koleksi pusaka yang dipamerkan sekaligus mendengar kisah di balik benda-benda bersejarah tersebut.
Menurut Nanang, pameran semacam ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi kampung, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
“Pusaka bukan sekadar benda peninggalan masa lalu, tetapi menyimpan nilai sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat. Warisan seperti ini perlu terus dirawat dan dikenalkan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.
Selain meninjau pameran, Nanang menghadiri puncak peringatan HUT ke-62 Kampung Linggang Purwodadi. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan pemerintah kampung bersama masyarakat, termasuk pembangunan Kampung Agrowisata yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal.
Ia menilai pengembangan kawasan agrowisata berbasis potensi kampung dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila dikelola secara berkelanjutan.
“Pekarangan rumah yang hijau dan produktif serta destinasi agrowisata yang sedang dirintis diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Nanang juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan Dana Kampung secara efektif untuk mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Momentum hari jadi kampung, menurut dia, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kemampuan masyarakat menjaga budaya, memperkuat kebersamaan, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Ia mengajak masyarakat Linggang Purwodadi mempertahankan semangat gotong royong serta menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekuatan Kabupaten Kutai Barat.
“Perbedaan adalah kekayaan kita. Jadikan itu sebagai perekat untuk hidup guyub, rukun, dan saling tolong-menolong,” ujar Nanang.
Perayaan HUT ke-62 Kampung Linggang Purwodadi tahun ini memadukan unsur budaya, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Pameran Pusaka Nusantara menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian pengunjung karena menghadirkan koleksi benda-benda bersejarah yang mencerminkan kekayaan tradisi Nusantara sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah pembangunan kampung. (Yan/Adv Diskominfo Kubar)
Wabup Kubar: Pusaka adalah Identitas dan Sejarah Bangsa

Facebook Comments Box


