SENDAWAR, Infokubar.id — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Mulawarman (Unmul) angkatan 52 dimanfaatkan benar oleh Pemerintah Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok. Kehadirannya diberdayakan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu itu diterjunkan mendampingi pengembangan koperasi peternakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pendataan warga sebagai dasar penyusunan program pembangunan kampung.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kampung Sumber Sari meningkatkan kapasitas kelembagaan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pendampingan yang dilakukan mahasiswa disesuaikan dengan kebutuhan kampung sehingga diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kepala Kampung Sumber Sari, Paino Wibowo, mengatakan sejak awal pihaknya telah menyelaraskan program kerja mahasiswa KKN dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor peternakan dan pengembangan ekonomi lokal.
“Di Sumber Sari ada 10 mahasiswa yang bertugas. Kami sudah berbincang dengan mereka dan salah satu fokus mereka nanti pembinaan di bidang peternakan, khususnya koperasi peternakan, kemudian UMKM, serta pendataan warga,” ujar Paino, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, koperasi peternakan di Kampung Sumber Sari telah berjalan sejak adanya program bantuan ternak dari pemerintah. Sistem pengelolaannya dilakukan secara berkelompok, di mana setiap anggota bertanggung jawab memelihara sapi sesuai pembagian yang telah ditetapkan, sementara hasil pengembangannya kembali dikelola melalui kelompok.
Karena itu, menurut Paino, pendampingan mahasiswa lebih difokuskan pada penguatan tata kelola koperasi agar mampu berkembang secara lebih profesional dan berkelanjutan.
“Mahasiswa nanti akan membantu bagaimana manajemen koperasinya supaya lebih baik dan bisa berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Selain memperkuat koperasi peternakan, mahasiswa KKN juga akan mendampingi pelaku UMKM serta membantu pendataan warga. Data yang dihimpun diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan kampung yang lebih tepat sasaran sesuai kondisi riil masyarakat.
Paino berharap sinergi antara Pemerintah Kampung Sumber Sari dan mahasiswa KKN mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan hanya mendukung pelaksanaan program selama masa KKN, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi kampung secara mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan. (Adv/Diskominfo Kubar)




