SENDAWAR, Infokubar.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 160 calon pegawai negeri sipil (CPNS), Selasa (5/4/2022). Penyerahan SK CPNS formasi 2021 oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Ayonius dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 3, Kantor Bapelitbangda Kubar.
Perincian formasi dari 160 orang tersebut, terdiri dari 106 orang formasi kesehatan dan 54 orang formasi teknis. Mereka adalah peserta yang dinyatakan lulus oleh Panselnas dari hasil pelaksanaan SKD dan SKB pada tahun 2021 lalu.
Sekda Kubar Ayonius dalam sambutannya mengatakan para CPNS harus menjalankan tugas sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN). Yaitu, mengabdi dan membangun bangsa, khususnya di wilayah Kabupaten Kubar.
“Kita menginginkan masyarakat dilayani dengan baik. Kuncinya adalah harus disiplin, kerja dengan tulus, bertanggungjawab, ikhlas dan cerdas,” tegas Sekda.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar ini mengingatkan bahwa di manapun kita bertugas harus disyukuri. Ia juga menekankan agar jangan banyak mengeluh dan bolos kerja, apalagi meminta pindah padahal baru ditempatkan. Terlebih proses pemindahan tempat bekerja ada prosedur dan aturannya.
”Kalau banyak mengeluh dan minta pindah, tinggal membuatkan surat tertulis pemberhentian sebagai ASN,” imbuh Ayonius.
Ia berpesan kepada CPNS agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan bertanggungjawab serta mengembangkan diri, demi mensukseskan pembangunan Kubar ke depan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kubar Nopandel menambahkan para CPNS yang telah menerima SK tersebut agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya masing-masing.
“Sekarang saudara telah menjadi abdi negara dan masyarakat yang dituntut, tidak hanya bekerja keras. tetapi bekerja cerdas dan penuh aktivitas,” ujar Nopandel yang juga, Plt Asisten 2 Sekkab Kubar.
Satu di antara 160 penerima SK tersebut adalah Tilita Renata. Ia merupakan penerima SK CPNS Pemkab Kubar sebagai nutrisionis. Tili sapaan akrabnya sebelumnya bekerja sebagai nutrisionis di Puskesmas Tanjung Isuy itu mengaku bahagia telah menerima SK sebagian CPNS. Perempuan lulusan 2011 itu telah bekerja selama 10 tahun mengaku baru pertama kali ikut tes dan dinyatakan lulus.
“Ini yang pertama saya ikut tes, lolos di Puskesmas Tanjung Isuy juga. Dari dua peserta hanya saya yang lolos. Puji Tuhan semoga dilancarkan menuju 100 persen,” ujarnya. (tra/man)



