SENDAWAR, Infokubar.id — Persiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Srimulyo, Kecamatan Sekolaq Darat terus dimatangkan. Koperasi yang digadang menjadi wadah penguatan ekonomi kampung tersebut ditargetkan mulai membuka gerai dan menjalankan operasional fisik pada Agustus 2026 mendatang.
Ketua KDMP Srimulyo, Giarno kepada infokubar.id mengungkapkan pada tahap awal pengelolaan koperasi akan didampingi oleh Agrinas sebelum nantinya diserahkan sepenuhnya kepada pengurus lokal. Menurutnya, pola tersebut dilakukan agar sistem pengelolaan dapat berjalan lebih matang dan terarah.
“Untuk tahap awal, koperasi akan dikelola terlebih dahulu oleh Agrinas,” ujarnya usai acara launching 1.061 KDMP nasional yang digelar daring, Sabtu (16/5/2026).
Meski demikian, pengurus koperasi tetap dilibatkan dalam berbagai aktivitas operasional dan administrasi selama masa pendampingan berlangsung. Giarno menyebut target kemandirian koperasi diproyeksikan dapat tercapai dalam kurun satu hingga dua tahun ke depan.
“Selama masa pengelolaan oleh Agrinas, pengurus koperasi akan membantu dalam hal administratif dan operasional lainnya,” katanya.
Ia menjelaskan, KDMP Srimulyo nantinya akan fokus pada sejumlah sektor usaha yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi di masyarakat. Beberapa di antaranya yakni penyediaan pupuk, pakan ikan, hingga distribusi gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan warga yang belum terjangkau warung kampung.
Sementara untuk sektor perkebunan karet, koperasi dipastikan tidak akan masuk karena telah lebih dulu dikelola pihak lain.
Saat ini, struktur awal koperasi telah terbentuk dengan melibatkan 21 orang tim pengurus. Ke depan, KDMP Srimulyo menargetkan dapat menghimpun hingga 500 anggota.
“Targetnya, setelah Agrinas berjalan sekitar dua tahun atau bahkan satu tahun jika sudah siap, pengelolaan akan diserahkan sepenuhnya secara mandiri kepada pengurus koperasi,” ucap Giarno.
Terkait permodalan, ia menyebut sumber pembiayaan berasal dari anggaran desa yang dialokasikan untuk pembangunan sekaligus pengisian gerai koperasi.
Sebagai Ketua Koperasi, Giarno berharap keberadaan KDMP Srimulyo mampu menjadi sarana penyaluran hasil bumi masyarakat kampung secara lebih optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh anggota koperasi.
“Harapannya lembaga ini dapat berjalan dengan baik sehingga hasil bumi dari Kampung Srimulyo dapat tersalurkan secara optimal dan memberikan keuntungan kembali bagi seluruh anggota,” tutupnya. (*)
