Dua Perunggu dari Ring POPDA Jadi Modal Kubar Tatap Kualifikasi Porprov

OLAHRAGA, Infokubar.id — Perjuangan atlet tinju pelajar Kutai Barat pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur 2025 di Penajam Paser Utara membuahkan hasil membanggakan. Dua petinju muda berhasil menembus babak semifinal dan mempersembahkan medali perunggu untuk Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Ketua Umum Pertina Kubar, Evi Mona Anggraini, menjelaskan bahwa persiapan atlet dilakukan secara intensif melalui program latihan rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Dua minggu jelang keberangkatan, latihan ditingkatkan menjadi sesi penuh setiap sore.

“Mulai dari fisik, teknik, sampai simulasi pertandingan kami jalankan untuk memastikan mental dan strategi mereka siap. Anak-anak kami tekankan disiplin dan konsistensi,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Pada POPDA kali ini, Pertina Kubar menurunkan lima atlet yang didampingi langsung Mona bersama dua pelatih berpengalaman, Cornel—mantan atlet nasional—serta Agil yang merupakan eks atlet Porprov. Meski baru tiga bulan berada dalam pembinaan Pertina, perkembangan para atlet dinilai semakin pesat lewat evaluasi rutin yang menitikberatkan fisik, power, serta kemampuan membaca instruksi pelatih.

Persaingan ketat antaratlet pelajar se-Kaltim menjadi pengalaman penting bagi para petinju muda ini.

“Tantangan terbesar mereka adalah mental dan bagaimana tetap fokus setiap ronde, apalagi berhadapan dengan atlet-atlet hebat dari luar daerah,” jelasnya.

Adapun dua petinju yang sukses mempersembahkan medali perunggu yakni William Situmeang dari SMPN 1 Barong Tongkok di kelas 48 kg putra, serta Heavenly Steve Andrianus dari SMAN 2 Sendawar di kelas 46 kg putra.

Ke depan, sejumlah aspek teknis seperti peningkatan ketahanan, akurasi pukulan, hingga memperbanyak sesi sparing akan menjadi prioritas pembinaan. Pertina Kubar juga terus memperkuat regenerasi atlet usia pelajar sebagai modal menghadapi kejuaraan lebih tinggi.

Mona menyampaikan apresiasi atas dukungan KONI dan Dispora Kubar terhadap program pembinaan. Namun ia berharap fasilitas latihan dapat semakin ditingkatkan.

“Dengan adanya ring tinju, program pembinaan jangka panjang pasti akan meningkat,” harapnya.

Setelah POPDA, perhatian kini tertuju pada Babak Kualifikasi Porprov di Samarinda pada 4–10 Desember mendatang. Mona menegaskan bahwa hasil dua perunggu ini harus menjadi pemantik motivasi atlet untuk menorehkan prestasi lebih tinggi.

“Anak-anak sudah tampil berani dan menunjukkan progres besar. Kami ingin mereka tetap berlatih dengan semangat yang sama, karena jalan ke depan masih terbuka lebar,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke