SENDAWAR. Infokubar.id — Di tengah geliat aktivitas tambang yang kian masif, Kecamatan Muara Lawa memilih untuk tetap berpijak pada akar pembangunan dasar, yakni infrastruktur dan pertanian. Dua sektor ini disebut menjadi penopang utama kesejahteraan warga di delapan kampung yang tersebar di wilayah tersebut.
Camat Muara Lawa, Edy Murhamdi, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas jalan, jembatan, serta produktivitas lahan pertanian agar pembangunan berjalan seimbang antara ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat.
“Wilayah kami terdiri dari delapan kampung dengan luas sekitar 41 ribu meter persegi. Hampir semua kampung memiliki potensi pertanian, baik sawah maupun ladang kering. Pemerintah kecamatan berperan sebagai pengarah agar pengembangan ketahanan pangan tetap berlanjut,” ujar Edy, Rabu (22/10/2025).
Selain sektor pangan, perhatian besar juga diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar. Pemerintah kecamatan secara rutin melakukan monitoring minimal dua kali setahun untuk memastikan pelaksanaan proyek fisik sesuai dengan hasil musyawarah desa dan kebutuhan riil masyarakat.
“Fokus utama tetap pada jalan dan jembatan. Kami ingin memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana dan hasil musyawarah bersama,” jelasnya.
Edy menambahkan, pencairan dana desa tahap pertama telah selesai, dan sebagian besar kampung telah menerima tahap kedua. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana secara transparan dan partisipatif, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Kami terus mendorong agar setiap kegiatan dilakukan terbuka, dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan,” tegasnya.
Lebih jauh, Edy menilai pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan bukan sekadar proyek tahunan, tetapi fondasi bagi keberlanjutan hidup masyarakat Muara Lawa di tengah perubahan ekonomi. Dengan keseimbangan antara sektor tambang dan pertanian, pemerintah kecamatan berharap wilayah ini tetap tangguh dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. (Adv/Diskominfo Kubar)
