InfoKubar

KONI Kubar Dukung Penuh Seleksi Voli Porprov VIII, Tegaskan Tak Ada Atlet Titipan


SENDAWAR, Infokubar.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seleksi terbuka atlet bola voli indoor putra dan putri menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser.

Dukungan tersebut mencakup penguatan anggaran pembinaan, kebutuhan persiapan tim hingga pemberian bonus kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama Kutai Barat.

Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, mengatakan seleksi terbuka menjadi langkah penting untuk memastikan tim bola voli daerah diperkuat oleh pemain-pemain terbaik yang benar-benar lolos berdasarkan kemampuan.

“KONI Kutai Barat siap mendukung penuh pelaksanaan seleksi terbuka ini. Kami juga terus mendorong agar dukungan anggaran untuk persiapan atlet dapat dialokasikan secara maksimal, termasuk penghargaan dan bonus bagi atlet yang berprestasi,” kata Alsiyus.

Seleksi terbuka akan dilaksanakan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kutai Barat pada 7–8 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, di Sporthall Linggang Bigung.

Seleksi tersebut terbuka bagi atlet bola voli indoor putra dan putri kelahiran tahun 2004. Jumlah peserta tidak dibatasi sehingga atlet potensial dari seluruh wilayah Kutai Barat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses penjaringan.

Dari seluruh peserta, PBVSI Kubar akan memilih masing-masing 14 atlet untuk tim indoor putra dan 14 atlet untuk tim indoor putri. Sebanyak 28 atlet terpilih selanjutnya akan dipersiapkan memperkuat Kutai Barat pada Porprov VIII.

Alsiyus menegaskan, proses seleksi harus berlangsung objektif, transparan dan mengutamakan kemampuan atlet. KONI tidak menginginkan adanya intervensi maupun pemain yang masuk ke dalam tim karena faktor kedekatan.

“Tidak ada atlet titipan. Siapa yang lolos melalui proses seleksi, itulah yang terbaik dan layak memperkuat Kutai Barat,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip tersebut penting untuk menjaga kepercayaan atlet, pelatih dan masyarakat terhadap proses pembentukan tim. Seluruh peserta harus mendapat ruang yang sama untuk membuktikan kemampuan teknis, kondisi fisik, mental bertanding, kedisiplinan serta kerja sama dalam tim.

KONI Kubar juga mendorong tim seleksi dan pelatih bekerja secara profesional dalam menilai setiap peserta. Atlet yang pernah memperkuat Kutai Barat maupun pemain baru tetap harus menunjukkan kesiapan dan kualitasnya selama proses seleksi.

Alsiyus menilai persaingan yang sehat akan menghasilkan komposisi tim yang kuat. Seleksi terbuka juga dapat menjadi sarana menemukan pemain potensial yang selama ini belum terpantau, terutama dari kecamatan dan kampung yang jauh dari pusat kabupaten.

Dukungan KONI tidak berhenti pada pelaksanaan seleksi. Atlet yang dinyatakan lolos diharapkan memperoleh pembinaan terarah melalui program latihan, peningkatan kebugaran, evaluasi kemampuan serta pertandingan uji coba menjelang Porprov.

Kebutuhan tersebut memerlukan sinergi antara KONI, PBVSI, pemerintah daerah, tim pelatih, klub dan para atlet. Dukungan anggaran juga harus diarahkan secara tepat untuk memenuhi kebutuhan latihan, perlengkapan, transportasi dan persiapan pertandingan.

Selain pembinaan, KONI Kubar berkomitmen mendorong pemberian penghargaan berupa bonus kepada atlet yang mampu meraih prestasi. Bonus dinilai sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi atlet yang telah berjuang membawa nama daerah.

Persiapan menuju Porprov VIII membawa tantangan besar bagi cabang olahraga bola voli. Pada Porprov 2022, Kutai Barat berhasil mengawinkan medali emas dari kategori bola voli indoor putra dan putri.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk dipertahankan. Karena itu, KONI berharap proses seleksi dilakukan secara ketat agar terbentuk tim yang tangguh, solid dan mampu bersaing dengan daerah lain.

“Kita memiliki prestasi yang harus dijaga. Namun, mempertahankan gelar tentu tidak mudah. Persiapan harus dilakukan sejak awal, mulai dari seleksi yang jujur, pembinaan yang konsisten hingga dukungan yang memadai bagi atlet,” ujarnya.

Alsiyus mengajak seluruh atlet potensial Kutai Barat memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia juga meminta klub, sekolah dan komunitas bola voli ikut menyampaikan informasi seleksi kepada pemain-pemain berbakat di wilayah masing-masing.

Dengan semangat “Kubar Bisa, Kubar Juara”, KONI dan PBVSI Kubar berharap seleksi terbuka tersebut menghasilkan tim bola voli indoor putra dan putri terbaik yang mampu mempertahankan tradisi medali emas pada Porprov VIII. (man)

Bagikan ke
Exit mobile version