Launching Bank Sampah Unit OPD, Wabup: Manfaatkan Sampah Jadi Penghasilan Tambahan

Wabup Kubar, H. Edyanto Arkan (kiri) saat launching Bank Sampah Unit OPD di Ruang Rapat Lantai 1 Bappelitbangda, Selasa (30/5/2023). (Foto: Prokopim Kubar)

SENDAWAR, Infokubar.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi meluncurkan program Bank Sampah Unit Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bertempat di ruang rapat I Bappedalitbangda, Selasa (30/5/2023) turut dihadiri Wakil Bupati Kubar H. Edyanto Arkan.

Peluncuran Bank Sampah kali ini adalah Bank Sampah Unit Bappedalitbangda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Ini merupakan tindak lanjut dari program bank sampah yang dilaunching DLH pada Februari lalu.

Peluncuran Bank Sampah unit OPD ini bertujuan untuk membatasi timbunan sampah, untuk mencapai target sasaran dokumen Jakstrada tentang pengelolaan sampah di Bumi Tanaa Purai Ngeriman sebagai salah satu syarat penilaian untuk penghargaan kota bersih (Adipura).
 
Wabup mengatakan keberadaan 5 unit bank sampah ini akan mendukung kelangsungan Bank Sampah Induk  di Gesaliq. Sampah yang telah dipilah dan dikumpulkan dari masing-masing OPD hingga masyarakat umum nantinya dapat dijual ke Bank Sampah Induk.

“Melalui program ini, pengelolaan sampah dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat,” ujar H. Edy sapaan akrabnya.
 
Wabup berharap kegiatan ini dapat berjalan setiap satu bulan sekali di masing-masing Bank Sampah Unit. Sehingga agenda ini bisa memberi dampak yang positif dan benar-benar dirasakan langsung bagi masyarakat.

“Ke depan agar program ini dilaksanakan secara masif saya minta agar instansi terkait dapat melaksanakan giat promosi Bank Sampah dengan memanfaatkan berita elektronik dan media sosial yang cepat juga mudah diakses,” harap Wabup.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DLH Kubar Linden Mulu mengatakan DLH saat ini telah memiliki 11 orang tenaga pendamping yang disebut Pelopor Gerakan Kerja Nyata Bank Sampah Unit OPD.

“Hal ini merupakan inovasi dari aksi perubahan kepala pengelolaan sampah limbah B3 dan peningkatan kapasitas yang telah melaksanakan pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I tahun 2023,” tandas Linden. (*)

Penulis: Fitra Mayca | Editor: Lukman Hakim

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: