SENDAWAR, Infokubar.id — Kabar baik bagi pengguna jalan di Kutai Barat. Pemerintah mulai melakukan perbaikan ruas jalan nasional dari batas Kutai Kartanegara hingga Simpang Blusuh sepanjang 111 kilometer. Proyek dengan kucuran anggaran senilai Rp73 miliar itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Bukan hanya itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kelas jalan nasional sebagai langkah mengatasi kerusakan jalan yang kerap dilintasi kendaraan berat.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji setelah meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Sendawar, Kutai Barat, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, peningkatan kelas jalan diperlukan agar infrastruktur tersebut mampu menahan beban kendaraan besar, terutama truk pengangkut kelapa sawit dan crude palm oil (CPO) yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
“Usulan ini akan kita sampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum agar kelas jalan nasional di Kaltim, terutama di Kutai Barat yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah dapat ditingkatkan,” kata Seno Aji dilansir akun Adpim Pemprov Kaltim.
Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari agenda Safari Ramadan Wagub Kaltim ke wilayah Kutai Barat.
Dalam kesempatan itu, Seno Aji melihat langsung tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di ruas jalan nasional tersebut. Banyak truk besar pengangkut sawit dan CPO, termasuk kendaraan over dimension over load (ODOL), melintas di ruas jalan yang dinilai menjadi salah satu penyebab kerusakan.
“Tadi kita melihat langsung banyak truk besar pengangkut sawit dan CPO, termasuk kendaraan ODOL yang melintas di ruas ini,” ujarnya.
Meski demikian, aktivitas kendaraan pengangkut komoditas tersebut tidak bisa serta-merta dihentikan karena berkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi masyarakat di Kutai Barat.
Untuk itu, Pemprov Kaltim akan mengagendakan pertemuan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim guna membahas solusi penanganan, termasuk usulan peningkatan kelas jalan.
Dari hasil peninjauan, sejumlah ruas jalan nasional di Kutai Barat saat ini sudah mulai ditangani. Perbaikan dilakukan pada ruas Muara Nayan–Simpang Blusuh hingga Simpang Tiga Damai–Barong Tongkok–Sendawar.
“Alhamdulillah, dari batas Kutai Kartanegara–Kutai Barat hingga Simpang Blusuh sepanjang 111 kilometer sudah mulai dilakukan perbaikan dengan nilai kontrak sekitar Rp73 miliar,” jelasnya.
Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di Kutai Barat.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Seno Aji didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. (*)
