Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Tiga Fasilitas Vital RSUD HIS

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin bersama Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar, dr. I Nyoman Sumahardika saat peninjauan fasilitas bedah sentral, Senin (26/01/2026). (FOTO: infokubar.id)

SENDAWAR, Infokubar.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan kembali ditunjukkan melalui penguatan fasilitas rumah sakit rujukan daerah. Tiga fasilitas vital di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (RS HIS), yakni Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Bedah Sentral (IBS), dan Intensive Care Unit (ICU), resmi dioperasikan pada Senin (26/1/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin. Ia menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan sarana kesehatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang merata, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

“IGD merupakan gerbang utama pelayanan darurat yang menuntut kecepatan dan ketepatan penanganan. Dengan fasilitas baru yang lebih representatif, pelayanan darurat diharapkan berjalan lebih responsif dan humanis,” jelas Bupati Edwin.

Selain IGD, keberadaan ICU dengan fasilitas yang lebih modern diharapkan mampu menunjang penanganan pasien dalam kondisi kritis serta meningkatkan peluang kesembuhan. Sementara IBS diposisikan sebagai pusat layanan pembedahan, baik untuk tindakan terencana maupun darurat, dengan dukungan ruang operasi steril, peralatan medis memadai, serta tenaga kesehatan profesional.

Bupati menegaskan, peresmian fasilitas tersebut bukan sekadar agenda seremonial.

“Fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan manajemen RSUD HIS agar terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga kebersihan dan kenyamanan, memastikan respons cepat bagi pasien gawat darurat, serta memperkuat tata kelola rumah sakit yang profesional dan taat aturan.

Sementara itu, Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar dr. I Nyoman Sumahardika menjelaskan bahwa ketiga gedung tersebut selesai dibangun pada waktu yang berbeda, yakni IBS pada 2021, ICU pada 2023, dan IGD pada 2024. Namun, peresmian baru dapat dilakukan setelah seluruh fasilitas benar-benar siap dioperasikan secara optimal.

“Karena pembangunan fisiknya merupakan program lintas perangkat daerah, maka setelah gedung selesai masih perlu penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan layanan rumah sakit. Setelah semua siap, barulah bisa diresmikan,” jelasnya. (*)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke