InfoKubar

Perkuat Sektor Ekraf, Dispar Kutai Barat Gembleng Puluhan Peserta Barista dan Perhotelan

SENDAWAR, Infokubar.id — Wajah pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Barat terus dibenahi dari lini terdepan. Guna memastikan kunjungan wisatawan disambut dengan pelayanan standar tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar Pelatihan Barista dan operasional dasar perhotelan di Vintage Corner Kafe, Barong Tongkok, Selasa (8/9/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 8–9 September 2026 ini diikuti sebanyak 70 peserta lokal. Dari total peserta, 35 orang dibekali teknik pengolahan dan penyajian kopi (Barista Coffee). Sementara 35 peserta lainnya akan digembleng dalam bidang Receptionist dan Room Attendant yang akan digelar pada 10 September mendatang di Hotel Loveta.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar FX Sumardi menegaskan, pelatihan ini dirancang aplikatif agar keterampilan para peserta tidak sekadar berhenti di atas kertas, tetapi siap diterapkan di dunia kerja maupun dikembangkan menjadi unit usaha mandiri.

“Kami berharap para peserta benar-benar menggunakan kesempatan pelatihan ini sebaik-baiknya untuk belajar, menyerap ilmu dari para narasumber dan instruktur, serta memperdalam skill yang dimiliki,” ujar Sumardi.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi frontliner di sektor perhotelan dan kuliner kian mendesak seiring meningkatnya potensi wisata daerah. Pelaku usaha serta tenaga pelayanan yang memiliki standar mumpuni akan menentukan kepuasan dan kualitas layanan yang diterima wisatawan.

“Peningkatan kompetensi ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan pariwisata, tetapi juga membuka peluang usaha dan kesempatan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.

Langkah strategis Dispar Kubar ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kabupaten. Membuka kegiatan secara resmi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Erik Victory yang membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan bahwa kekayaan alam dan budaya Tanaa Purai Ngeriman memerlukan sentuhan SDM profesional di lini terdepan.

“Kopi bukan lagi sekadar minuman, melainkan gaya hidup dan komoditas ekonomi kreatif yang bernilai tinggi. Kuasailah teknik penyajian yang baik agar dapat mengangkat cita rasa produk lokal kita ke kancah yang lebih luas,” ujar Erik saat membaca sambutan tertulis Bupati Kutai Barat

Kepada para peserta receptionist dan room attendant, Sekda menggarisbawahi bahwa lini perhotelan merupakan representasi awal dari keramahan (hospitality) Kutai Barat. Oleh karenanya, standar kenyamanan, kebersihan, serta pelayanan prima wajib dijaga.

“Seraplah ilmu sebanyak mungkin dari para instruktur, tingkatkan keterampilan, dan bangun jejaring yang positif untuk memajukan usaha serta industri pariwisata di Kutai Barat,” tegasnya.

Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat ini bermaksud mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang tak hanya terampil, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dalam mengelola potensi alam dan budaya lokal Tanaa Purai Ngeriman.

Melalui momentum ini, Pemkab Kutai Barat berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan peningkatan keterampilan (upskilling) serta memperluas jejaring bisnis. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat demi menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. (*)

Bagikan ke
Exit mobile version