Taman Budaya Sendawar, Simbol Persatuan Etnis di Kutai Barat

  • Bagikan
Foto: instagram/anggialfionita

SENDAWAR, Infokubar.id – Dibangun pada era pemerintahan Ismael Thomas-Didik Effendi dan diresmikan pada 5 November 2012. Terdiri atas 6 bangunan lamin/lo’u sebagai representasi dari 6 etnis di Kutai Barat, antara lain suku Dayak Benuaq, Dayak Tunjung, Dayak Bahau, Dayak Aoheng, Dayak Kenyah, dan etnis Melayu (Kutai, Banjar, dll). Taman Budaya Sendawar atau disingkat TBS merupakan pusat seni budaya yang dikelola Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Taman Budaya Sendawar di bawah Dinas Pariwisata.

Foto: instagram/@dionkalisputra

TBS berlokasi di Jalan Sendawar Raya Barong Tongkok, tepat berseberangan dengan Kantor Pengadilan Negeri Kubar. Oleh Pemkab Kubar kala itu menelan anggaran hingga Rp 40 miliar. Berbagai acara maupun kegiatan sering digelar di sini, mulai dari upacara adat, festival seni dan budaya, peringatan kemerdekaan RI, dan masih banyak lainnya.

Foto: instagram/novitaachandra

Selain 6 bangunan lamin atau rumah panjang juga ada panggung utama yang dinamai Panggung Mook Manaar Bulant. Berfungsi sebagai panggung utama jika ada perayaan akbar yang digelar di TBS, seperti pada perayaan HUT Kutai Barat, pentas tarian hingga konser artis ibu kota. Jika berkunjung ke Kutai Barat, sempatkanlah ke TBS pada hari Sabtu malam karena rutin digelar pertunjukan seni dan budaya dari 6 etnis. Akan tetapi, setelah pandemi turut melanda Kutai Barat pementasan dihentikan untuk sementara.

Foto: instagram/gallerybudayasendawar

Pengunjung yang ingin berkunjung ke sini tidak dipungut biaya alias gratis. Semoga setelah pandemi berakhir, kegiatan seni dan budaya di TBS bisa kembali dihidupkan. (red/tra)

Bagikan ke
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: