Tuding Anggaran Tak Merata, Cabor Kick Boxing Bakal Gelar Aksi di Kantor KONI Kubar

Pemgurus Cabor Kick Boxing Kubar, Jamil Burhan (kanan) saat menyerahkan surat penyampaian aksi ke SPKT Polres Kubar. (FOTO: Istimewa)

SENDAWAR, Infokubar.id — Sejumlah cabang olahraga (cabor) bersiap menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 dalam waktu dekat. Namun, alokasi dana pembinaan yang dinilai minim justru mencuat.

Menyikapi permasalahan ini, rencananya akan digelar aksi di Sekretariat KONI Kubar, Kompleks GOR Desnan Sendawar, Barong Tongkok yang diagendakan berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025 pekan depan.

Koordinator aksi, Jamil Burhan yang merupakan pengurus cabor Kick Boxing Kubar, menegaskan bahwa aksi ini dipicu oleh ketidakadilan dalam pembagian dana pembinaan. Menurutnya, atlet dari cabor yang kerap menyumbang medali emas di tingkat provinsi maupun nasional justru merasa dianaktirikan dari sisi anggaran.

Setidaknya kata Jamil, total bakal ada tujuh cabor yang menyuarakan tuntutan seperti Wushu, Pertina, Forki, Muaythai, Pentagque, Tinju, Kick Boxing, dan Pickleball, berfokus pada tiga poin utama:

  • Menuntut hak-hak finansial dan fisik atlet yang dirugikan selama 3 bulan training center (TC).
  • Menuntut evaluasi kinerja Ketua KONI Kabupaten Kutai Barat.
  • Menuntut Ketua KONI Kutai Barat agar segera mengundurkan diri.

Jamil menyatakan pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan resmi aksi ke Polres Kubar dan berkomitmen penuh melaksanakan aksi secara tertib, damai, dan tanpa kekerasan, sesuai Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kami ini seperti anak tiri. Bahkan cabor lainnya lebih besar dialokasikan anggaran dari KONI Kubar. Sedangkan cabor yang kita bawa ini sering kali meraih medali emas di setiap ajang olahraga tingkat provinsi maupun nasional,” kata Jamil, menyoroti ketidakmerataan alokasi dana.

Ia membeberkan, total anggaran dana hibah dari Pemkab Kubar untuk KONI pada APBD Perubahan 2025 adalah sebesar Rp4 miliar lebih.

Tanggapan Resmi Ketua KONI Kubar: Klaim Adanya Pencatutan Nama Cabor

Dihubungi pada Rabu (3/12/2025) malam, Ketua KONI Kutai Barat, Agus Herawan, memberikan tanggapan terkait rencana aksi tersebut. Ia mengaku baru mendengar kabar aksi damai itu pada malam hari dan mempertanyakan tujuan aksi.

Agus Herawan menyatakan, KONI Kubar selalu membuka ruang komunikasi secara terbuka dan transparan. Ia menyarankan agar aspirasi disampaikan melalui jalur silaturahmi dan musyawarah mufakat.

“Berita aksi damai baru saya dengar malam ini dan langsung saya konfirmasi ke ketua cabor, ternyata ada cabor yang namanya dicatut seperti petanque, pertina, forki, wushu, pickle ball, dan muaythai sudah saya konfirmasi bukan menjadi bagian dalam aksi tersebut,” ujar Agus Herawan.

Ia menambahkan, Cabor Muaythai dan Pertina bahkan sudah berkoordinasi dengan baik untuk keberangkatan BK.

“Muaythai saat ini sudah berangkat BK, Pertina juga insyaallah berangkat hari ini, infonya yang belum saya konfirmasi cuma Kick Boxing,” tambahnya.

Terkait koordinator aksi, Agus Herawan juga mempertanyakan legalitas Jamil Burhan yang disebut sebagai Ketua Kick Boxing.

“Mungkin perlu dikonfirmasi ulang karena data di KONI Ketua Kick Boxing masih saudara Arjan, sehingga kegiatan yang membawa nama Kick Boxing tersebut apakah betul persetujuan ketuanya,” kata Agus.

Mengenai tudingan alokasi anggaran, Agus Herawan menegaskan bahwa bantuan kepada cabor telah disalurkan sesuai aturan yang berlaku dan ia berharap cabor aktif bersilaturahmi ke kantor KONI untuk menyampaikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun depan.

“Bantuan ke cabor alhamdulillah sudah tersalurkan 98%,” tutup Agus Herawan, seraya menambahkan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait rencana aksi, baik secara lisan maupun tertulis. (*)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke