INTERNASIONAL, Infokubar.id — Delegasi asal Kutai Barat, Syahbandi Syahril, menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur yang tampil di ajang Terra Madre Asia & Pacific 2025, pertemuan pangan terbesar kawasan Asia Pasifik yang menarik lebih dari 25 negara. Kehadirannya menjadi momentum penting dalam mengenalkan kekayaan pangan dan kerajinan khas Kutai Barat kepada dunia internasional.
Syahbandi menuturkan, produk yang ia bawa mendapat sambutan luar biasa dari peserta maupun pengunjung. Antusiasme paling tinggi datang dari olahan ikan sungai khas Muara Pahu.
“Kemarin saya bawa kerupuk ikan belida dan haruan dari Muara Pahu. Itu orang-orang senang sekali dan antre ingin coba. Banyak juga yang mau beli tapi sayangnya ia hanya membawa setengah kilogram. Responsnya sangat menggembirakan,” ungkap Syahbandi.
Bahkan tuturnya, dari Kedutaan Republik Indonesia di Filipina meminta ia untuk segera mengurus ekspor ke negara di utara pulau Sulawesi ini.
Tak hanya itu, ia juga mengenalkan lima varian nasi Kutai Barat dari total 70 varian yang tengah disiapkan untuk dibukukan, serta menghadirkan sanga cabe ikan lele dan belida. Selain olahan pangan, produk kerajinan juga tak luput ditampilkan.
“Selain itu kita kenalkan Keriongk dari Linggang Melapeh dan ikat kepala dari serat daun doyo karya anak muda Tanjung Isuy yang dibagikan ke Miss World Filipina. Mereka sangat happy sekali,” ujarnya.
Pada sesi penutup, stand Kutai Barat kembali menyita perhatian lewat Kopi Linggang dan Gula Semut Minta, dua komoditas lokal yang mendapat banyak pujian dari pengunjung internasional.
Syahbandi tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada pihak yang mendukung keberangkatannya.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan Wiwin Gunawan selaku founder Pipo Shop yang telah membantu biaya keberangkatan dan pulangnya,” pungkasnya.
Sekilas tentang Terra Madre Asia & Pacific 2025
Keikutsertaan Syahbandi merupakan bagian dari partisipasi dalam Terra Madre Asia & Pacific 2025. Acara ini menjadi pertemuan regional pertama dalam jaringan global Terra Madre, gerakan internasional yang mengusung keberagaman hayati, tradisi kuliner, serta kedaulatan pangan.
Menghadirkan lebih dari 150 acara dan peserta dari 25+ negara, Terra Madre Asia & Pacific mengadopsi semangat Terra Madre Salone del Gusto di Turin, Italia, namun dengan fokus pada cerita dan kekayaan pangan Asia Pasifik. Perhelatan ini berlangsung pada 19–23 November 2025 di Provincial Capitol, Bacolod City, Filipina. (tra)



