SAMARINDA, Infokubar.id — Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalihkan status Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) kembali menjadi sorotan publik. Langkah ini dinilai strategis untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menekankan bahwa perubahan bentuk hukum ini bukan sekadar penyesuaian regulasi, melainkan momentum untuk mendorong profesionalitas dan percepatan pengembangan usaha daerah.
“Peralihan ke bentuk Perseroda kami harapkan dapat menjadi pengungkit untuk memperbaiki manajemen dan meningkatkan efektivitas operasional,” ujar Firnadi, Senin (1/12/2025).
Ia memastikan bahwa meski proses regulasi masih berjalan, aktivitas bisnis entitas yang akan berstatus Perseroda tetap berjalan normal, termasuk Migas Bumi Samudera (MBS) dan Migas Mandiri Pratama (MMP).
“Kegiatan usaha tetap berlangsung. Baik MBS maupun MMP masih beroperasi sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Firnadi menambahkan, MMP masih melanjutkan sejumlah Proyek Strategis (PS), sementara MBS terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai mitra, khususnya di sektor bongkar muat dan kepelabuhanan.
Menurutnya, transformasi menjadi Perseroda diharapkan menciptakan tata kelola yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada hasil. DPRD Kaltim berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar perubahan ini benar-benar mendorong peningkatan kinerja BUMD.
“Dengan pengawasan yang tepat, kami berharap perubahan ini dapat menghadirkan tingkat profesionalitas dan keberlanjutan bisnis yang lebih baik bagi Kalimantan Timur,” tambahnya.
Firnadi menegaskan bahwa meski berada dalam masa transisi, Perseroda tetap memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Transformasi ini diharapkan memperkuat kontribusi BUMD dalam pembangunan dan memastikan kesiapan menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif.
“Perubahan ini memastikan Perseroda tetap menjalankan fungsi strategisnya sekaligus mampu beradaptasi dengan persaingan usaha yang semakin kompetitif,” pungkas Firnadi. (Adv/DPRD Kaltim)



