B2SA Goes to School di Jempang, Bekali Pelajar Pola Konsumsi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

SENDAWAR, Infokubar.id — Upaya membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, edukasi mengenai pentingnya pola konsumsi pangan sehat diberikan kepada ratusan pelajar SMA Negeri 1 Jempang melalui program B2SA Goes to School (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang digelar di Kecamatan Jempang, Jumat (17/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menanamkan kesadaran sejak usia sekolah mengenai pentingnya memilih pangan yang bergizi dan aman. Harapannya, kebiasaan tersebut dapat membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat Rion, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Barat Sapri, perwakilan Polsek Jempang, Koramil, Bank Kaltimtara Muara Tae, jajaran guru, serta para siswa SMA Negeri 1 Jempang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat, Rion, mengatakan pembiasaan mengonsumsi makanan sehat perlu dimulai sejak dini karena menjadi investasi penting dalam mencetak generasi unggul di masa depan.

“Kami berharap melalui kegiatan B2SA Goes to School ini para siswa semakin memahami pentingnya memilih makanan yang bergizi, aman, dan seimbang, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi yang sehat hari ini adalah modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam menentukan pilihan makanan, terutama di tengah mudahnya akses terhadap makanan cepat saji maupun produk pangan kemasan.

Ia menjelaskan bahwa makanan instan maupun kemasan tidak selalu berdampak buruk, tetapi perlu dikonsumsi secara bijaksana sesuai ketentuan keamanan pangan karena sebagian mengandung bahan tambahan pangan atau zat aditif.

“Masa muda adalah waktu terbaik membangun kebiasaan hidup sehat. Mulailah dengan memilih makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman agar kesehatan tetap terjaga hingga masa depan,” pesannya kepada para siswa.

Maria Christina juga mendorong agar program edukasi B2SA terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga ahli gizi. Menurutnya, langkah tersebut akan membuat materi yang disampaikan semakin komprehensif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai konsep konsumsi pangan B2SA, para peserta juga dibekali pengetahuan tentang manfaat pola makan sehat terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta peningkatan kualitas hidup.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap budaya konsumsi pangan sehat semakin tumbuh di kalangan pelajar sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. (Adv/Diskominfo Kubar)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke