SENDAWAR, Infokubar.id — Bukan sekadar kompetisi tilawah Al-Qur’an, MTQ ke-18 tingkat Kabupaten Kutai Barat tahun 2026 akan menjadi panggung pembuktian kesiapan daerah. Ajang yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Melak pada Desember mendatang itu disiapkan sebagai simulasi besar sebelum Kutai Barat dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke-47 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2027.
Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten sengaja dijadwalkan bertepatan dengan masa libur sekolah. Selain memberi kesempatan kepada para peserta untuk mengikuti perlombaan secara maksimal, momentum tersebut dinilai ideal karena mayoritas kafilah berasal dari kalangan pelajar.
Camat Melak Asrin Surianto didaulat sebagai Ketua Pelaksana MTQ ke-18 tingkat Kabupaten Kutai Barat tahun 2026. Panitia kini terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari pembentukan kepanitiaan hingga koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kepala sekolah. Langkah tersebut dilakukan agar jadwal pelaksanaan tidak berbenturan dengan kegiatan belajar mengajar maupun pelaksanaan ujian.
“Targetnya Desember tahun 2026 karena bertepatan dengan masa libur. Kami juga akan berkoordinasi dengan kepala sekolah mengingat mayoritas peserta adalah anak-anak usia sekolah,” ujar Asrin.
Pusat kegiatan MTQ akan dipusatkan di Islamic Center Kutai Barat. Lokasi ini dipilih sebagai arena uji kesiapan berbagai fasilitas, mulai dari panggung utama hingga sarana pendukung lainnya. Hasil pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2027.
Menurut Asrin, penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten menjadi kesempatan penting untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan sebelum Kutai Barat menyambut ribuan peserta dan tamu dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
“Tahun 2027 Kutai Barat menjadi tuan rumah MTQ ke-47 tingkat provinsi. Karena itu, MTQ kabupaten ini menjadi uji coba agar kami mengetahui apa saja yang masih perlu dibenahi,” katanya.
Jumlah peserta diperkirakan tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, yakni sekitar 14 kafilah yang mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Barat. Dengan pelaksanaan uji coba tersebut, pemerintah daerah berharap seluruh aspek penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara optimal sehingga Kutai Barat mampu menjadi tuan rumah yang sukses pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2027. (*)



