SENDAWAR, Infokubar.id — Aktivitas penerbangan di Bandara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, kembali terganggu. Kabut asap yang menyelimuti kawasan bandara membuat sejumlah penerbangan harus dibatalkan selama empat hari berturut-turut, sejak Jumat (28/8/2026) hingga Senin (31/8/2026).
Pembatalan tidak hanya terjadi pada penerbangan komersial, tetapi juga penerbangan perintis. Kondisi tersebut dipicu jarak pandang atau visibilitas yang belum memenuhi batas minimum keselamatan penerbangan, meski sempat mengalami perbaikan.
Kepala UPBU Kelas III Melalan, Bernard Repelita Purba, mengatakan jarak pandang minimal yang dibutuhkan untuk memungkinkan penerbangan mencapai lima kilometer.
“Minimal itu dibutuhkan lima kilometer. Jadi kita masih menunggu perkembangan cuaca. Kalau jarak pandangnya bisa mencapai lima kilometer, penerbangan sudah memungkinkan untuk diberangkatkan,” ujar Bernard.
Sejumlah penerbangan Wings Air pada rute Samarinda dan Balikpapan turut terdampak kondisi tersebut. Selain itu, penerbangan perintis Susi Air dengan rute Datah Dawai, Mahakam Ulu, juga mengalami dampak serupa.
Pihak Bandara Melalan masih menunggu perubahan kondisi cuaca sebelum penerbangan kembali dioperasikan. Bernard berharap kabut asap segera berkurang sehingga jarak pandang kembali memenuhi batas keselamatan penerbangan.
“Harapannya mudah-mudahan ada perubahan cuaca, sehingga penerbangan bisa kembali berjalan,” pungkasnya. (*)



