InfoKubar

Akses Jalan dan Keterbatasan Material Jadi Tantangan Pembangunan di Nyuatan

Camat Barong Tongkok, Martinus Rudi. (FOTO: Fitra/infokubar.id)

SENDAWAR, Infokubar.id — Sejumlah kegiatan pembangunan di Kecamatan Nyuatan masih menghadapi kendala di lapangan. Selain faktor cuaca, sulitnya pengadaan dan distribusi material bangunan menjadi tantangan utama dalam realisasi dana desa tahun 2025.

Camat Nyuatan, Tomi Taruna mengungkapkan, sebagian besar bahan bangunan harus didatangkan dari luar wilayah, sehingga berdampak pada keterlambatan kegiatan fisik.

“Kendala utamanya ada pada pengadaan material bangunan. Misalnya pasir dan batu, sebagian besar dibeli dari Barong Tongkok. Untuk pasir, beberapa kampung bisa mengambil dari daerah Sembuan atau Keliangau, tapi batu agak sulit diperoleh. Jadi, distribusi material menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Kondisi akses jalan menuju kampung-kampung juga menjadi faktor penghambat utama, terutama menuju Kampung Sentalar yang cukup jauh jaraknya.

“Ada juga kendala akses jalan, terutama menuju Kampung Sentalar yang berjarak sekitar 12 kilometer dan masih belum seluruhnya diperbaiki. Dulu sempat ada pembangunan jalan dari pemerintah daerah, setiap tahun sekitar satu hingga satu setengah kilometer, tapi tahun 2025 ini belum ada kegiatan lanjutan. Mungkin baru bisa dilanjutkan tahun depan,” terangnya.

Dari total jarak tersebut, sekitar 6 hingga 7 kilometer jalan masih belum tersentuh pembangunan. Saat musim hujan, kondisi itu membuat pengangkutan bahan bangunan semakin sulit.

Meski menghadapi keterbatasan, aktivitas masyarakat tetap berjalan. Sebagian besar warga di 10 kampung masih menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Masyarakat di sepuluh kampung di Nyuatan umumnya masih bergantung pada sektor pertanian. Sekitar 90–95 persen warga berprofesi sebagai petani karena di Nyuatan belum ada perusahaan besar yang beroperasi optimal,” ungkap Camat.

Untuk bidang kesehatan, pelayanan dasar tetap berjalan meski fasilitas dan tenaga medis masih terbatas.

“Di setiap kampung sudah ada poskesdes, meskipun masih sederhana. Pelayanan kesehatan dasar tetap berjalan, walaupun kami kekurangan tenaga medis. Beberapa poskesdes dibangun melalui dana desa maupun bantuan dari pemerintah daerah,” imbuhnya.

Camat berharap dukungan pemerintah kabupaten dan lintas sektor dapat terus berlanjut agar pembangunan di Nyuatan semakin merata dan kesejahteraan masyarakat meningkat. (Adv/Diskominfo Kubar)

Bagikan ke
Exit mobile version