Damayanti Dorong Edukasi Seksual Masuk Kurikulum untuk Cegah Penyebaran HIV

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

SAMARINDA, Infokubar.id — Meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kalimantan Timur kembali menyoroti pentingnya pendidikan kesehatan seksual. DPRD Kaltim menilai akar masalah tidak hanya terletak pada tingginya risiko penularan, tetapi juga pada minimnya ruang pembahasan isu kesehatan reproduksi di sekolah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menyebut angka penyebaran HIV/AIDS di kota-kota besar seperti Samarinda dan Balikpapan masih mengkhawatirkan. Ia menekankan banyak masyarakat belum memahami cara penularan maupun upaya pencegahannya.

“HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang serius. Masyarakat harus memahami risikonya agar penyebarannya tidak semakin meluas,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Damayanti menjelaskan, penularan melalui jarum suntik tidak steril dan hubungan seksual tanpa perlindungan menjadi faktor dominan meningkatnya kasus. Namun, upaya pencegahan kerap terkendala karena topik kesehatan reproduksi masih dianggap tabu sehingga informasi sulit diakses pelajar dan remaja.

“Pendidikan mengenai hal ini sangat diperlukan. Kita tidak boleh lagi menganggap pembahasan HIV/AIDS sebagai sesuatu yang tabu,” tegas politisi PKB tersebut.

Ia juga menyoroti kuatnya stigma terhadap penyintas HIV/AIDS, yang membuat masyarakat enggan melakukan pemeriksaan dini dan memperburuk deteksi kasus.

“Mereka tidak perlu merasa terpuruk. Yang terpenting adalah mengetahui cara melindungi diri dan mencegah penularan,” tambahnya.

Dorongan agar edukasi kesehatan seksual diperkenalkan sejak bangku sekolah kini menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas DPRD, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi seperti Balikpapan dan kota-kota urban lainnya.

Damayanti menegaskan, keterbukaan informasi di sekolah merupakan langkah strategis menekan risiko penularan pada remaja sekaligus membangun pemahaman kolektif tentang perilaku aman.

“Kita tidak dapat lagi menutup akses informasi tentang kesehatan seksual di sekolah. Edukasi sejak dini merupakan upaya penting untuk melindungi generasi muda,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke