SAMARINDA, Infokubar.id — Siapa yang menyangka, dari jantung Kabupaten Kutai Barat lahir sosok muda yang menyalakan semangat perubahan untuk bumi dan lingkungan. Fatur Rahman Subianto namanya, pemuda asal Kelurahan Melak Ilir baru saja dinobatkan sebagai Sukarelawan Muda Berprestasi Terbaik I oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, yang turut memberikan apresiasi kepada para pemuda berprestasi dari berbagai daerah.
“Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Kalau ingin bangsa ini kuat dan maju, maka para pemuda harus terus berkarya dan jangan mudah menyerah menghadapi tantangan zaman,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud dalam sambutannya di Halaman Parkir GOR Kadrie Oening, Selasa (28/10/2025).
Bagi Fatur, capaian ini bukan sekadar piala atau piagam. Dalam keterangannya, ia menyebut penghargaan itu adalah wujud tanggung jawab moral dan komitmen untuk terus berbuat bagi sesama.
“Penghargaan ini bukan hanya tentang siapa yang jago, tapi tentang komitmen dan tanggung jawab yang harus dijalankan. Saya sadar, penghargaan ini tidak lahir dari perjuangan sendiri, ada banyak jiwa baik yang ikut menyalakan api semangat di perjalanan ini,” ungkapnya.
Berasal dari Kecamatan Melak, Fatur tumbuh di tengah keberagaman budaya dan kekayaan alam Kutai Barat. Ia mengaku lingkungan inilah yang membentuk karakternya hingga menjadi sosok relawan aktif yang peduli pada isu sosial dan lingkungan.
“Tempat yang memiliki keberagaman budaya, sumber daya alam yang melimpah, serta flora dan fauna yang masih lestari. Itulah yang membentuk pribadi saya seperti sekarang,” tulisnya dalam refleksi pribadinya.
Sebagai relawan muda, kiprah Fatur terbilang konsisten. Ia dikenal aktif dalam gerakan lingkungan seperti World Cleanup Day Kalimantan Timur, pemimpin kampanye pengumpulan minyak jelantah terbesar di Indonesia yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), hingga menjadi delegasi muda pada Y20 Indonesia Pre-Summit 2022. Ia juga pernah terpilih sebagai peserta terbaik Climate Generation Camp KLHK 2024, serta terlibat dalam berbagai pelatihan pemberdayaan pemuda dan masyarakat desa.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, pria lulusan sarjana Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Mulawarman ini menegaskan bahwa penghargaan yang diperoleh menjadi motivasi untuk terus menyuarakan isu-isu penting yang kerap terpinggirkan.
“Semoga penghargaan ini menjadi hadiah untuk semua upaya menyuarakan isu lingkungan, pendidikan, sosial, dan budaya bahkan suara-suara yang sering tak terdengar. Karena kami akan terus melawan,” tulisnya penuh semangat.
Ia menutup pesannya dengan kalimat yang kini menjadi semacam motto pribadinya. Menyalakan semangat untuk generasi muda seusianya dan masa depan.
“Saya adalah Sukarelawan Muda Berprestasi Terbaik 1 Tahun 2025, untuk Bumi dan Seisinya, dari Pemuda Ujung Timur Borneo, aksi untuk Bumi Pertiwi di atas Tanah Nusantara.”
Penghargaan ini ia dedikasikan untuk keluarga serta seluruh rekan relawan yang senantiasa membersamai langkahnya. Sebuah pembuktian bahwa dari Kutai Barat, semangat muda dan kepedulian sosial mampu bersinar hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional. (*)
