SENDAWAR, Infokubar.id — Komitmen menjaga kelestarian budaya lokal terus diperkuat melalui penyelenggaraan Festival Luuq Melapeh 2026 di Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung. Selain menjadi panggung pelestarian adat dan tradisi Dayak Tunjung Rentenuukng, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata serta produk ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat luas.
Festival yang dirangkai dengan kegiatan Jelajah Alam Melapeh (JAM) Series 6 Tahun 2026 tersebut resmi dibuka Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin di Lapangan Banteng Putra, Sabtu (18/7/2026).
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menegaskan bahwa Festival Luuq Melapeh tidak hanya menjadi perayaan budaya semata, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Tema tahun ini, Samaaq Tujuuq Taai Mengkuuq, Sempawaat Taq Mengkaat, Sempekat Luuq Melapeh, mencerminkan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat dalam membangun kampung serta melestarikan budaya,” ujarnya.
Ia mengatakan, semangat tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan Kutai Barat yang sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.
Tak hanya menyuguhkan atraksi budaya, Festival Luuq Melapeh juga menjadi ruang promosi berbagai potensi unggulan Kampung Linggang Melapeh. Beragam produk ditampilkan, mulai dari destinasi wisata alam, busana tradisional Kriookng, Kopi Linggang, hingga aneka produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing, serta mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Frederick Edwin juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bersama. Ia berharap Festival Luuq Melapeh terus berkembang menjadi agenda budaya dan pariwisata unggulan yang mampu menarik perhatian hingga tingkat regional maupun nasional. (Adv/Diskominfo Kubar)



