SENDAWAR, Infokubar.id — Upaya pemerataan layanan kesehatan di Kalimantan Timur terus diperkuat Pemerintah Provinsi Kaltim. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe B di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yang diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan baru di wilayah barat Kaltim.
Pembangunan rumah sakit kewenangan provinsi tersebut dipastikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud (Harum) saat meninjau lokasi rencana pembangunan RSUD Provinsi Kaltim di Kampung Penawai, Kecamatan Bongan, Kamis (8/1/2026).
“Kami menargetkan selambat-lambatnya dua tahun dari hari ini, pelayanan kesehatan berkualitas sudah bisa dirasakan masyarakat Bongan dan sekitarnya,” kata Gubernur Harum di lokasi rencana pembangunan RSUD didampingi Wabup Kutai Barat Nanang Adriani dan Forkopimda.
RSUD tipe B yang direncanakan tersebut tidak hanya melayani masyarakat Kutai Barat, tetapi juga diharapkan menjadi solusi akses layanan kesehatan bagi warga Kutai Kartanegara wilayah pedalaman serta Kabupaten Mahakam Ulu, yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis memadai.
“Kalau tipe B, maka rumah sakit ini tidak kurang memiliki 200 tempat tidur dan peralatannya pun pasti sangat memadai bagi warga Bongan yang nantinya berdekatan dengan IKN,” ungkap Harum.
Selain memperkuat layanan kesehatan, kehadiran RSUD Bongan juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan wilayah sekitar. Plt Camat Bongan, Kristianto Hari Setiono, menyebutkan bahwa lahan yang disiapkan untuk pembangunan kawasan rumah sakit terintegrasi mencapai 115 hektare.
“Sehingga bertumbuhlah ekonomi di Kecamatan Bongan ini. Karena Koperasi Merah Putih dan BUMKam akan hidup melalui kegiatan rumah sakit yang terintegrasi,” jelasnya.
Kawasan terintegrasi tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, seperti kantor Polsek, Koramil, serta sentra ekonomi kreatif, sehingga keberadaan RSUD tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal. (*)



