SENDAWAR, Infokubar.id — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor peternakan melalui penyelenggaraan Kontes Ternak Tahun 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kemandirian pangan daerah.
Bupati Kutai Barat menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Komitmen itu dikatakannya dalam acara Kontes Ternak Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kutai Barat yang digelar di lapangan samping teras UMKM Itho, Senin (27/4/2026).
“Kutai Barat ke depan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi harus mampu menjadi lumbung ternak yang mandiri,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan ribuan ternak pada tahun 2026, serta menyiapkan Program Desa Ternak Terintegrasi pada 2027 dengan alokasi anggaran mencapai Rp2,7 miliar.
Program tersebut akan difokuskan pada pengembangan ternak sapi, kambing, babi, serta unggas, dengan memanfaatkan potensi lahan yang masih luas di wilayah Kutai Barat.
Selain itu, kontes ternak juga diarahkan sebagai sarana untuk mendorong peningkatan kualitas ternak melalui pendekatan edukatif dan kompetitif.
“Kontes ternak ini merupakan momentum penting bagi kemajuan sektor peternakan di daerah kita,” ujar Bupati.
Pemerintah juga berharap kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara peternak, pemerintah, dan sektor swasta dalam pengembangan industri peternakan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti 40 peternak dengan total 92 ekor ternak yang diperlombakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi, evaluasi, sekaligus mendorong peternak meningkatkan kualitas budidaya. Kontes ternak kali ini melombakan kategori sapi, kambing, dan babi pedaging. (*)
