SENDAWAR, Infokubar.id – Kontes ternak sapi pada gelaran Pekan Daerah (PEDA) XI Petani Nelayan Provinsi Kalimantan Timur di Kubar, menjadi perhatian khusus untuk diulas. Sebab, kontes kali ini adalah platform penting bagi peternak untuk memamerkan dan menilai kualitas bibit sapi lokal.
Kegiatan itu bukan hanya tentang kompetisi, melainkan melihat potensi genetik yang ada di lapangan dan bagaimana bisa meningkatkan kualitas ternak di masa depan
Acara yang berlangsung di area demplot lahan gelar teknologi ini menjadi ajang unjuk kualitas bagi para peternak sapi lokal, pada Minggu (22/06/2025).
Kepala Dinas Pertanian Kubar, Samson Alexander, mengatakan, kontes ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk apresiasi atas usaha para peternak dalam merawat ternaknya.
“Kontes ini kita akan melihat kualitas ternak. Yang jadi pemenang menunjukkan jerih payah bapak ibu dalam memeliharanya,” ucap Samson.
Samson juga berharap, ke depan para peternak sapi khususnya di Kubar bisa lebih meningkatkan teknik memelihara dan kualitas ternak.
“Semoga kontes ini bisa diselenggarakan setiap tahun, agar setiap tahun melihat kualitas ternak,” sambungnya.
Sebanyak lima ekor sapi jenis Bali ditampilkan dalam kontes tersebut, dengan penilaian berdasarkan empat kriteria utama, yakni kondisi fisik dan kesehatan, ukuran serta bobot tubuh, struktur tubuh dan postur, serta kualitas genetik khusus untuk kelas bibit.
Lebih lanjut, tambah Samson, selain menjadi wadah evaluasi mutu ternak, kegiatan ini juga bertujuan memotivasi para peternak untuk terus meningkatkan manajemen pemeliharaan dan produktivitas ternaknya. Diharapkan, ajang semacam ini mampu menjaring bibit ternak unggul sekaligus mendorong kemajuan sektor peternakan di daerah.
Turut hadir dalam kontes tersebut, Kepala Bidang Peternakan Sukorilawan, tim dewan juri, peserta kontes, serta masyarakat umum yang antusias menyaksikan jalannya lomba. (Adv/Diskominfo Kubar)



