InfoKubar

Layanan Administrasi Kampus Dinilai Bermasalah, Legislator Kaltim Dorong Aduan Mahasiswa Ditangani Serius

Agusriansyah Ridwan — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur.

SAMARINDA, Infokubar.id — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, menyoroti keluhan mahasiswa yang kerap mengalami kesulitan dalam mengurus administrasi akademik akibat pelayanan sejumlah staf kampus. Ia menegaskan persoalan ini tidak boleh dianggap remeh karena menyangkut hak mahasiswa memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Isu ini mencuat setelah forum mahasiswa menyampaikan adanya petugas kampus yang dinilai kurang kooperatif, sehingga mahasiswa harus menunggu lama atau mengulang proses pengurusan berkas administrasi.

“Perguruan tinggi memiliki hierarki dan struktur yang harus dijalankan. Jika ada staf yang menghambat pelayanan, segera laporkan kepada pimpinan. Tidak boleh dibiarkan,” ujar Agusriansyah, Selasa (2/12/2025).

Legislator PKS ini menekankan bahwa pelayanan yang buruk dapat mengganggu kelancaran studi sekaligus menambah tekanan mental mahasiswa, terutama bagi mereka yang menghadapi persoalan di luar akademik.

“Kondisi mahasiswa saat ini sudah cukup berat. Jika pelayanan kampus justru mempersulit, hal tersebut akan menambah tekanan psikologis dan merugikan mereka,” tuturnya.

Meski mendorong penanganan aduan secara serius, Agusriansyah menegaskan bahwa setiap laporan harus melalui proses verifikasi dan validasi. Kampus tidak boleh menjatuhkan sanksi tanpa dasar yang jelas.

“Perlu dilakukan verifikasi dan validasi. Harus jelas bentuk hambatannya, bagaimana kejadiannya, dan apa penyebabnya. Penanganan harus dilakukan secara proporsional,” jelasnya.

Menurut Agusriansyah, kampus yang sehat adalah kampus yang inklusif, terbuka terhadap laporan mahasiswa, dan responsif dalam memperbaiki layanan. Budaya kerja yang merugikan mahasiswa tidak boleh dibiarkan terus berulang.

“Kami ingin memastikan lingkungan kampus benar-benar nyaman dan suportif bagi mahasiswa. Tidak boleh ada pelayanan yang merugikan,” tegasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ke
Exit mobile version