Lestarikan Warisan Budaya Kaltim, Disdikbud Lakukan Pengkajian 15 Karya

SAMARINDA, Infokubar.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim terus menggalakkan upaya pelestarian budaya, kali ini pihaknya menyelenggarakan dialog dengan tajuk Terpumpun di beberapa daerah di Kaltim.

Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kaltim, Yekti Utami menuturkan dalam kegiatan ini pihaknya menghadirkan narasumber yang kompeten,

Yekti menerangkan para pembicara berasal dari daerah pengusul atau maestro dari karya budaya. Sehingga, diharapkan mampu memberikan pemahaman untuk melakukan perlindungan warisan budaya.

Diketahui pada 2022 ini sudah ada pengkajian karya budaya sebanyak 15 karya budaya yang tersebar di kabupaten dan kota. Di antaranya seperti Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Berau, Paser, PPU, dan Bontang.

Saat ini, lanjut Yekti, pihaknya memiliki program pelestarian, yang bertumpu pada 10 objek kemajuan kebudayaan. Salah satu dari bagian objek tersebut yaitu perlindungan terhadap warisan budaya, dengan menetapkan warisan budaya tak benda.

“Memang, dalam penetapannya itu ada beberapa syarat. Seperti, literasi yang mendukung untuk membuktikan bahwa karya budaya tersebut pernah ditulis, atau dengan kajian warisan budaya minimal berusia 50 tahun,” ujar Yekti.

Selain itu, persyaratan lain yang ia ungkapkan, berupa dokumentasi yang dapat berbentuk foto dan video. Sehingga, hal itu menjadi bukti bahwa warisan budaya memang benar nyata.

Namun, agar lebih optimal Yekti mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan pengkajian karya-karya budaya. Terkhusus, untuk karya budaya yang belum ada literasinya.

Seperti yang dilakukan pihaknya dalam Diskusi Terpumpun di Penajam Paser Utara (PPU) pada pekan lalu, salah satunya karya budaya domain kuliner tradisional Ponta dan Tekalo.

“PPU dan Paser, ini jadi diskusi terpumpun terakhir yang dilakukan,” pungkasnya. (Adv/Disdikbud Kaltim)

Penulis : Ocl

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: