SENDAWAR, Infokubar.id — Upaya menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar terus digalakkan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kutai Barat. Melalui program Safari Perpustakaan dan Literasi, Disarpus bersama Duta Baca Kutai Barat kembali menyambangi sejumlah sekolah, salah satunya SMAN 1 Melak, Rabu (16/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Melak ini mendapat sambutan antusias dari siswa dan tenaga pendidik. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMAN 1 Melak Rukani, Kepala Bidang Perpustakaan Disarpus Kutai Barat Sepinus, serta Kepala Perpustakaan SMAN 1 Melak Khairunisa.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyebut perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat informasi, ilmu pengetahuan, sekaligus ruang rekreasi edukatif bagi peserta didik.
“Harapan kita, perpustakaan dapat segera menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa dan bahkan menjadi ruang berlibur yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Disarpus Kutai Barat, Sepinus, memperkenalkan aplikasi i-Kubar, layanan perpustakaan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses bahan bacaan kapan pun dan di mana pun.
“Melalui aplikasi i-Kubar, kami ingin menghadirkan perpustakaan yang tidak hanya ada dalam gedung, tetapi bisa diakses oleh siswa di mana saja dan informasi literasi bisa diakses dengan mudah,” tuturnya.
Program Safari Perpustakaan dan Literasi tahun ini digelar selama lima hari berturut-turut mulai Senin (13/10) dan akan berakhir Jumat (17/10) besok. Beberapa sekolah yang disambangi, antara lain SMAN 4 Barong Tongkok, SMKN 1 Melak, SMKN 1 Barong Tongkok, SMAN 1 Melak, dan ditutup di SMAN 1 Muara Lawa.
Acara juga diisi dengan sesi motivasi literasi oleh Duta Baca Kutai Barat, Rahmayana, yang mengajak pelajar menjadikan membaca sebagai gaya hidup generasi muda. Dalam penyampaian materi, diawali dengan pre-test dan diakhiri post-test sehingga bisa dinilai seberapa tinggi atau rendahnya literasi di sekolah-sekolah yang ada di Kutai Barat.
“Hal ini penting dilakukan sebagai acuan dalam evaluasi untuk meningkatkan literasi khususnya minat baca di Kutai Barat,” jelasnya.
Rahmayana juga menegaskan perannya sebagai duta baca untuk menjadi “mak comblang” antara masyarakat dan buku agar lebih banyak orang jatuh cinta pada kegiatan membaca.
“Pesannya, semua orang bisa baca, meski tidak semuanya memiliki minat baca. Khusus untuk generasi muda, peningkatan literasi sangat penting untuk menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kubar)
