SENDAWAR, Infokubar.id — Suara tawa dan semangat optimisme memenuhi Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ) pada Rabu (20/8/2025). Belasan anak SD dan MI se-Kutai Barat tampil percaya diri dalam Lomba Bertutur yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kubar. Ajang ini menjadi wadah untuk menyalakan semangat membaca sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
Kepala Bidang Perpustakaan, Zairin Handani, menyebut lomba berlangsung melalui dua tahap. Seleksi awal dilakukan di tingkat kecamatan, kemudian para juara melaju ke tingkat kabupaten. Dari sini, satu peserta terbaik akan mewakili Kutai Barat ke lomba bertutur tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Dari 16 kecamatan, masing-masing mengirim satu wakil terbaik. Jika ada kecamatan yang berhalangan, bisa digantikan peserta tambahan dari kecamatan lain, asalkan disepakati bersama,” terang Zairin.
Tema yang dibawakan peserta banyak mengangkat cerita kearifan lokal Kubar, meski kisah nasional maupun modern juga diperbolehkan. Penilaian lomba berpatokan pada standar provinsi, mencakup kemampuan berbahasa, penguasaan panggung, ekspresi karakter, serta alur penceritaan yang mengalir dan menyenangkan didengar.
Penampilan para peserta sukses memikat juri dan penonton. Dengan ekspresi penuh penghayatan, anak-anak menuturkan kisah yang hidup, hingga tak jarang disambut tepuk tangan meriah. Suasana auditorium berubah layaknya panggung seni, penuh energi positif.
Hasil lomba menempatkan Nafilah Tsabitha dari SDN 010 Bongan sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Fathir Daffa dari SDIT Darussunah Sekolaq Darat, sementara juara ketiga ditempati Lathif Ramadhan dari SD Integral Hidayatullah Melak.
Lebih jauh, Zairin mendorong sekolah-sekolah di Kubar memperkuat fasilitas membaca dengan koleksi buku yang beragam. Disarpus Kubar sendiri terus mendukung melalui layanan perpustakaan keliling.
“Mari bersama membangun budaya literasi agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca dan berwawasan luas,” ajaknya. (*)
