SAMARINDA, Infokubar.id — Pemerintah pusat menegaskan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai agenda strategis nasional. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyampaikan bahwa pembangunan konstruksi IKN berjalan bertahap dan tetap sesuai rencana strategis jangka panjang.
“Pemerintah pusat telah menyampaikan bahwa proses pembangunan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Ekti, Senin (1/12/2025).
Ia menjelaskan, sejumlah proyek prioritas sedang dikebut, termasuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jaringan air bersih, drainase, dan sistem kelistrikan. Kawasan inti pusat pemerintahan, mencakup kantor presiden, gedung kementerian, serta lembaga negara, juga terus dibangun.
Selain itu, pembangunan akses jalan utama, jaringan konektivitas antar-kawasan, serta fasilitas pendukung untuk relokasi aparatur sipil negara (ASN) menjadi bagian penting dari tahapan saat ini. Ekti menilai seluruh elemen tersebut menjadi fondasi bagi operasional penuh IKN.
Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan tahun 2028 sebagai batas waktu agar IKN siap menjalankan fungsi pemerintahan secara menyeluruh, baik dari sisi kelembagaan maupun operasional.
“Penetapan tahun 2028 bukan sekadar perkiraan, melainkan keputusan resmi Presiden. Karena itu, setiap kementerian dan lembaga wajib menyesuaikan rencana kerja mereka dengan target tersebut,” jelas Ekti.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan harus berjalan tanpa hambatan, terutama pada proyek-proyek yang menggunakan skema kontrak multiyears. Keberlanjutan pembangunan diyakini akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan pembangunan di kawasan sekitar IKN.
Politisi Gerindra ini optimistis, jika konstruksi berjalan lancar, seluruh sistem pemerintahan yang direncanakan akan dapat beroperasi optimal pada 2028.
“Kami melihat langsung bahwa progres konstruksi terus menunjukkan perkembangan. Harapan kami, pada 2028 IKN sudah benar-benar siap menjadi pusat pemerintahan yang baru,” tutup Ekti. (Adv/DPRD Kaltim)
