SENDAWAR, Infokubar.id — Regenerasi kepemimpinan di lingkungan pendidikan Kabupaten Kutai Barat kembali bergulir. Sebanyak 45 kepala sekolah dari jenjang TK/PAUD, SD, hingga SMP resmi dilantik dalam sebuah prosesi di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (6/4/2026).
Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bagian dari upaya memperkuat peran strategis kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing. Para pejabat yang dilantik diketahui telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan, untuk mengisi posisi yang kosong akibat pensiun, mutasi, dan pengembangan karir.
Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat, Kamius Junaidi, menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah pendidikan. Ia menyebut, kepemimpinan yang kuat menjadi kunci utama dalam menciptakan proses belajar yang efektif dan berdampak.
“Peran kepala sekolah sangat menentukan. Mereka harus mampu memastikan proses belajar berjalan baik dan berdampak pada kualitas siswa,” ujarnya.
Di tengah dinamika pendidikan saat ini, kepala sekolah juga dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara optimal. Inovasi pembelajaran dinilai penting agar siswa tetap aktif dan tidak jenuh selama proses belajar berlangsung.
Selain aspek akademik, tata kelola sekolah turut menjadi perhatian serius. Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) harus dilakukan secara transparan dan akuntabel guna mencegah potensi penyimpangan.
“Kelola dana BOS dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan akuntabel. Semua penggunaan anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan,” tegasnya.
Kamius juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, bebas dari praktik perundungan maupun kekerasan.
“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman. Tidak boleh ada bullying atau perundungan, dan harus terbangun suasana kekeluargaan antara guru, siswa, dan orang tua,” imbuhnya.
Pada jenjang TK dan PAUD, penanaman karakter menjadi fondasi utama pendidikan. Sementara di tingkat SD dan SMP, peningkatan kompetensi siswa perlu diperkuat sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.
Dengan pelantikan ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah masing-masing, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman melalui kepemimpinan yang efektif dan inovatif. (*)



