Opini  

Pertaruhan Gengsi Ketua Partai, Dapil 3 Memanas

Oleh : Lukman Hakim Mahendra Hartono
Jurnalis Kaltim Post, (Jawapos Group)

Persaingan memperebutkan kursi DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di Daerah Pemilihan (Dapil) Kubar 3, tak boleh dikesampingkan. Meski terbilang tidak seru. Karena sudah biasa dipastikan caleg petahana pemenangnya. Tapi fakta berbicara lain.

Di dapil 3 yang meliputi 6 Kecamatan yakni Muara Lawa, Jempang, Bongan, Bentian Besar, dan Siluq Ngurai. Dengan 29.193 terdiri 15.468 laki-laki dan 13.725 perempuan itu tesebar di 6 kecamatan tersebut untuk mencoblos di 132 TPS.

Kemudian, jumlah caleg 84 terdiri 49 laki-laki dan 35 perempuan. Kursi direbutkan 6 artinya 78 bakal jadi caleg gagal. Nah, dengan angka segitu tentu tidak mudah bagi caleg untuk memikat suara pemilihnya dengan cara “bersih”. Paham ya, maksudnya ini.

Di dapil 1 dan 2 sejumlah incumbent sudah ada yang memastikan diri kembali duduk di DPRD Kubar untuk periode 2024-2029. Di antaranya Ridwai (PDI Perjuangan), Ahmad Syaiful Acong (Golkar), Ellyson (PKS), Sopiansyah (PAN), Rita Asmara Dewi (PKB), Suharna (Nasdem), Agus Sopian (Nasdem), Yansel (Demokrat), M. Zainuddin (Golkar), Anita Theresia (PDI Perjuangan), dan Potit (PDI Perjuangan).

Juga beberapa nama baru pun telah mengklaim kemenangannya, Agustinus (Golkar), Adrianus (Demokrat), Bram Christ Ernez (Gerindra), Rull Riskha Rishandie (Hanura) dan Amiruddin (PAN). Berdasarkan hasil hitung cepat Real Count KPU perolehan suara signifikan, rata-rata di angka 1.000 suara.

Data suara masuk yang diunggah situs KPU hingga Selasa 20 Februari 2024 sudah diangka 79,55% suara perolehan 105 dari 132 TPS di Dapil 3. Itu artinya hasil ini mendekati pasti perolehan sementara suara caleg.

Di sini, Golkar sukses menguningkan perlawanan partai politik lain di dapil tersebut. Sukses mengunci 2 kursi dengan perolehan suara partai 4.498. Suara dari caleg Oktovianus Jack 1.521 dan Rosaliyen 1.452 suara sementara. Kedua kader beringin ini juga menambah koleksi pendatang baru di kursi parlemen Kubar.

Sementara penguasa suara dapil 3, datang dari kader Gerindra, Sepe M. meraup 1.651 suara dengan total suara partai 2.699. Lantas, ketiganya pun telah memastikan kemenangan dengan mengunci 3 kursi dari total 6 kursi yang diperebutkan.

Bukan tidak mungkin dewi fortuna akan berpihak kepada caleg baru. Mereka terbukti memberikan perlawanan panas terhadap incumbent, yaitu Syaparuddin (PKB) Mahyudin Eman (PDI Perjuangan), Aula (Hanura) dan Noratim (Demokrat).

Pertarungan politik di dapil ini tidak hanya berlomba mencari simpatik masyarakat untuk mendongkrak perolehan suara, melainkan gengsi elite ketua partai politik tingkat daerah. Itu harus dibuktikan Aula, Ketua DPC Hanura Kubar, ia memastikan lolos kembali dengan 1.353 suara sementara, kemudian Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kubar Syaparudin dengan 996 perolehan suara untuk mengunci kursi berikutnya. Masih tersisa satu kursi yang diperebutkan.

Nama incumbent terancam lengser yang juga punya jabatan penting di partai adalah Noratim, Ketua DPC Demokrat hanya mampu mengumpulkan 580 suara terbanyak saat ini. Dengan total perolehan suara partai 837. Posisi ini tentu mengancam dirinya untuk tetap berada di kursi dewan.

Bahkan, penulis mencoba menghubungi namun belum mendapat respon dari yang bersangkutan. Kami hargai hal itu dengan memahami kondisi data hasil perolehan suara. Namun, tanpa menyudutkan pihak tertentu. Ingin disampaikan bahwa pemenang pileg ini adalah pilihan rakyat, apapun hasilnya setidaknya itulah yang terbaik. Tetap jaga demokrasi kita dengan sebaikmungkin, dengan menciptakan kondusifitas agar Pemilu berlangsung damai. (HABIS, ulasan lain setelah penetapan hasil KPU)

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: