SENDAWAR, Infokubar.id — Warga Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang dibuat gempar dengan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi, Rabu (26/11/2025). Asap tersebut berasal dari dua rumah warga di Jalan Taman Siswa RT 008 yang dilalap si jago merah sekitar pukul 10.00 Wita. Rumah milik Jentua Situmorang (50) dan Lorensius Itang (50) yang sebagian besar berbahan kayu hangus tak tersisa.
Kapolsek Jempang, IPTU Andi Ahmad Salman, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Ia mengungkapkan, api pertama kali diketahui saksi Nina (24), warga yang tinggal tepat di sebelah rumah Jentua Situmorang.
“Saksi melihat kobaran api dari rumah milik Jentua Situmorang yang sedang tidak ada penghuninya. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga,” ujarnya kepada infokubar.id.
Warga pun berusaha memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, hembusan angin serta material bangunan kayu membuat api cepat membesar dan menjalar ke rumah milik Lorensius Itang.
Tujuh unit armada pemadam dari berbagai instansi dikerahkan ke lokasi guna menjinakkan api. Masing-masing satu unit water tank dari PT Gunung Bayan, PT Lonsum, Kecamatan Siluq Ngurai, dan Kampung Tanjung Isuy. Selain itu, satu unit water tank Kecamatan Jempang, satu unit double cabin BPPD Kecamatan Jempang, serta satu unit pick up bermuatan tandon air turut membantu proses pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 Wita oleh gabungan Polsek Jempang, TNI Brigif, pemadam kebakaran, dan masyarakat,” jelas Andi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp700 juta. Polisi juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Kutai Barat untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
“Langkah olah TKP sudah dilakukan dan penyebab kebakaran masih kami dalami,” tegas Kapolsek. (*)
