InfoKubar

Sinyal Pembangunan Bakal Dilanjut, Redesain Jembatan ATJ Mulai Dilelang

SENDAWAR, Infokubar.id – Setelah hampir sedekade terbengkalai, secercah harapan akhirnya muncul untuk kelanjutan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kabupaten Kutai Barat. Pemerintah daerah resmi membuka lelang untuk proyek review desain jembatan tersebut, dengan pagu anggaran mencapai Rp3 miliar.

“Benar, redesain pembangunan Jembatan ATJ sudah dilelang dan sudah pada tahap pengumuman prakualifikasi,” ujar Kepala Dinas PUPR Kubar, Leonard Yudiarto, Selasa (8/7/2025) kepada wartawan.

Proses prakualifikasi tender kini telah diumumkan melalui laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Jika berjalan sesuai jadwal, pemenang tender akan meneken kontrak pada akhir Agustus 2025, dengan masa pengerjaan selama empat bulan.

Leonard menambahkan bahwa Detail Engineering Design (DED) berupa dokumen teknis, gambar, perhitungan volume hingga RAB ditargetkan tuntas di akhir 2025, sehingga pelaksanaan fisik pembangunan dapat diusulkan pada APBD Tahun Anggaran 2027.

“Jika DED selesai pada Desember tahun ini, maka fisik bisa dianggarkan pada tahun 2027. Masih dirapatkan terkait rencana pelaksanaan proyek ini bersama bupati,” lanjutnya.

Review desain atau Detailed Engineering Design (DED) ini menjadi langkah awal untuk memastikan kelayakan dan keamanan jembatan yang membentang di tepi Sungai Mahakam tersebut. Kajian ini mencakup evaluasi kondisi terkini pada bangunan atas dan bawah jembatan, serta menentukan metode rehabilitasi atau redesain yang diperlukan.

Tak hanya sebagai kajian teknis, dokumen review desain ini juga menjadi dasar hukum bagi Pemerintah Kutai Barat untuk melanjutkan pengadaan jasa konstruksi, baik konsultan manajemen proyek maupun kontraktor pelaksana.

Sejumlah tujuan dari review desain ini di antaranya menjabarkan hasil evaluasi ke dalam gambar rehabilitasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), menghitung kondisi eksisting serta kebutuhan perbaikan, hingga menyusun dokumen teknis lengkap sebagai acuan pelaksanaan konstruksi selanjutnya.

Proyek Jembatan ATJ yang sebelumnya mangkrak sejak 2016 ini menjadi sorotan karena besarnya anggaran yang telah terinvestasi. Pemerintah pun menegaskan, pembangunan jembatan ini penting untuk mempercepat konektivitas dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (*)

Bagikan ke
Exit mobile version