SENDAWAR, Infokubar.id — Camat Linggang Bigung, Kristian mengajak seluruh lapisan masyarakat yang berada di 11 kampung se-Kecamatan Linggang Bigung untuk menyukseskan seluruh rangkaian Festival Dahau 2025, yang dimulai pada 23 Oktober-07 November 2025.
Salah satu instruksi khusus yang disampaikannya kepada seluruh kepala kampung beserta perangkatnya untuk menyiapkan Laungk/Kesapuuq dan Tudung/Todungk sejak sekarang.
“Kita sukseskan program Bupati Kutai Barat dalam pemecahan rekor MURI menggunakan Laungk/Kesapuuq dan Tudung/Todungk. Gerakannya mulai dari kepala desa, kepala adat, BPK dan semua tokoh lapisan masyarakat,” kata Camat ditemui infokubar.id, di Linggang Bigung, Kamis (17/10/2025).
Surat instruksi yang ditujukan kepada seluruh kampung, kata Camat, telah dikeluarkan sebagai pedoman para peserta yang mengikuti pelaksanaan pemecahan rekor MURI.

Peserta laki-laki diwajibkan menggunakan penutup kepala Laungk/Kesapuuq. Kemudian, wanita menggunakan penutup kepala Tudung/Todungk.
“Untuk yang putra kita terkenal dengan baju khas daerah Krioongknya, dengan khas-khas adat kita di Kecamatan Linggang Bigung. Untuk yang wanita kita menyarankan juga menyesuaikan busana yang cocok pada Tudung/Todungk,” imbaunya.
Dirinya berharap, partisipasi aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menyukseskan perayaan HUT ke-26 Kutai Barat.
“Target khususnya sih belum ada. Intinya ya sebanyak-banyaknya peserta bisa ikut. Untuk jumlah penduduk ada 17 ribu di Linggang Bigung, kalau itu bisa ikut sekitar 10 persennya saja sudah banyak,” terangnya.
Disamping itu juga, saat ini pihaknya tengah mendata jumlah peserta yang akan mengikuti pelaksanaan pemecahan rekor MURI dengan menggunakan Laungk/Kesapuuq dan Tudung/Todungk. (Man/Adv/Diskominfo Kubar)



