Tatkala Isi BBM Mudah, Lagi Murah, dan Curah

Oleh : Lukman Hakim Mahendra Hartono

SENDAWAR, Infokubar.id – Kabar gembira, khususnya bagi warga di Kecamatan Linggang Bigung yang tak perlu khawatir lagi untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada malam hari.

Pasalnya, salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan tersebut, sejak Jumat (13/5/2022) malam tadi, telah memperpanjang waktu operasional pengisian BBM jenis Pertamax.

“Untuk pengisian di malam hari ini kita hanya layani untuk jenis Pertamax saja mas, itu pun buka sampai jam 8 malam,” kata Yani, petugas SPBU Linggang Bigung itu kepada Infokubar.id

Terkait ketersediaan stok di SPBU untuk penjualan malam hari itu, ia menyebutkan ada 8.000 liter yang tersedia setiap harinya. “Untuk BBM jenis Pertamax memang biasanya jarang habis dengan stok segitu (8000 liter, Red), kecuali Pertalite, setengah hari aja udah habis. Karena harganya tergolong murah kan!,” seru dia.

Ditanya soal penambahan jam operasional ini dirinya tidak tahu alasannya. “Yang jelas disuruh kerja sampai malam ya, saya ikut saja, karena dapat tugas,” ujar perempuan berkerudung itu menjawab.

Warga yang mengisi BBM di sana pun mengaku senang dan terbantu, karena bisa mengisi ke SPBU bukan di eceran pinggir jalan. “Soal harga sih, pastinya kan lebih murah dan takaran bagus. Biasanya kalau beli Pertamax di eceran Rp 15 ribu per liter, kalau di sini Rp 12.750 per liternya,” ungkap Amita, ketika diwawancarai.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak Pertamina Areal Kaltim bersama Pemerintah Kabupaten Kubar melakukan kunjungan ke beberapa SPBU di Kubar saat situasi kelangkaan BBM masih berlangsung. Salah satunya, juga turut mendatangi SPBU di Kecamatan Linggang Bigung ini.

JADI CONTOH UNTUK SPBU DI KUBAR

Penambahan jam operasional pengisian BBM hingga malam hari ini ternyata mendapat respon hangat pemerintah daerah setempat. Komentar itu datang dari Kepala Bagian Ekonomi Setkab Kubar, Agustinus Dalung, usai mengetahui keberadaan salah satu SPBU yang beroperasi di malam hari.

Dengan demikian, kata dia, pemilik SPBU tersebut sudah membantu upaya Pemkab Kubar dalam membantu pemenuhan kebutuhan energi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

“Contoh baik untuk SPBU lainnya di Kubar. Saya kira ini perlu dilakukan untuk daerah ibukota kabupaten, khususnya di wilayah Kecamatan Barong Tongkok, Melak, dan Sekolaq Darat. Sebab, daerah pusat ibukota ini jumlah kendaraan tentu lebih banyak, otomatis juga memerlukan energi yang banyak juga,” imbuh dia.

Selama ini, menurutnya, keberadaan pengusaha POM Mini di Kubar sudah memanfaatkan situasi ini. Lewat peran para pengetap itu, ketersediaan BBM di sejumlah SPBU tak mampu memenuhi kebutuhan minyak untuk warga yang ingin mengisi secara umum. 

“Semua didominasi oleh para pengetap ini. Antrean yang mengular kemana-mana pun, tak asing lagi di banyak SPBU di ibukota. Makanya kita (Pemkab Kubar) terus berupaya agar mengubah pola ini dengan strategi yang telah disiapkan. Semoga dengan langkah ini, harapan masyarakat agar mudah mendapatkan BBM di SPBU dapat segera terwujud,” harapnya. (man)

Artikel ini ditayangkan sebagai wujud harapan dari banyak masyarakat Kutai Barat, yang dikemas dalam sebuah narasi singkat oleh penulis Infokubar.id

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: