Empat Hari Air PDAM Tak Mengalir, Warga RT 29 Melak Ulu Mulai Kekurangan Persediaan

SENDAWAR, Infokubar.id — Warga RT 29, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kutai Barat, mengeluhkan pelayanan air bersih dari PDAM yang sudah empat hari tidak mengalir. Kondisi tersebut membuat persediaan air rumah tangga warga mulai menipis.

Salah seorang warga, Ahmad, kepada Infokubar.id, Minggu (13/9/2026) mengatakan aliran air PDAM di wilayah tempat tinggalnya terhenti sejak Kamis (10/9). Keluhan kepada pihak PDAM yang disampaikan warga lainnya sejak Jumat (11/9) juga disebut belum mendapat respons maupun tindak lanjut.

Pasang iklanmu

Menurut Ahmad, kebutuhan air untuk keperluan rumah tangga hingga mandi, cuci, kakus (MCK) selama ini sepenuhnya mengandalkan pasokan PDAM yang ditampung menggunakan tandon berkapasitas 1.200 liter.

Namun, persediaan tersebut kini telah habis. Warga terpaksa menghemat penggunaan air yang tersisa di bak kamar mandi.

“Hanya tersisa di bak kamar mandi saja. Jadinya kami benar-benar menghemat konsumsi di rumah,” ujarnya.

Ahmad khawatir apabila gangguan pasokan air terus berlangsung, warga terpaksa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dengan membeli dari jasa pengisian air keliling.

Ia juga menyebut gangguan pasokan tersebut terjadi secara spesifik di kawasan tempat tinggalnya. Sebab, pada jalur yang berada tidak jauh dari permukiman warga, aliran air PDAM masih berjalan normal.

“Warga di Gang Taufik seluruhnya air dari PDAM tidak ada yang mengalir,” lanjutnya.

Warga berharap pihak terkait segera merespons keluhan tersebut dan mengambil langkah untuk memulihkan kembali aliran air PDAM, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat ditunda. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan ke