SENDAWAR, Infokubar.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan gizi anak-anak dengan menyiapkan Dapur Sehat untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, bersama Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono meninjau langsung kesiapan lokasi dapur yang berlokasi di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga, Selasa (4/3/2025).
Dalam kunjungan ini, Bupati dan Kapolres mengecek secara langsung kelayakan tempat yang akan digunakan untuk memasak, penyimpanan bahan makanan, serta sistem pengolahan makanan yang sesuai standar kesehatan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga beserta jajaran turut hadir dalam peninjauan tersebut.
Kapolres AKBP Boney Wahyu Wicaksono menegaskan pentingnya program ini dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Kutai Barat.
“Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Kutai Barat. Kami ingin memastikan bahwa fasilitas yang digunakan dalam penyediaan makanan bergizi benar-benar siap dan layak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk menanggulangi gizi buruk serta mendukung tumbuh kembang anak-anak agar lebih sehat dan berdaya saing.
“Di Kaltim ada tiga kabupaten yang menjadi lokus pelaksanaan program MBG ini, yakni Kubar, Paser, dan PPU. Untuk Kecamatan Barong Tongkok akan ada kurang lebih 3.000 siswa yang akan mendapat makan bergizi gratis ini. Siswa tersebut berasal dari Sekolah TK, SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kutai Barat menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia juga berharap agar dapur umum yang direncanakan dapat memenuhi standar dari Badan Gizi Nasional (BGN) sehingga siap mengolah dan mendistribusikan makanan bagi anak-anak sekolah di sekitar wilayah tersebut.
“Harapannya, langkah ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan, demi mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (*)
Penulis: Yanuar | Editor: Lukman Hakim
