Bupati Kutai Barat Dorong Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Ekonomi Daerah

SENDAWAR, Infokubar.id — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dalam Rapat Paripurna di hadapan anggota DPRD Kutai Barat, Selasa (4/11/2025), yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kabupaten tahun ini.

Dalam pidatonya, Bupati Frederick Edwin menekankan bahwa arah kebijakan pembangunan Kutai Barat tahun 2025–2028 difokuskan pada diversifikasi ekonomi di luar ketergantungan terhadap sektor sumber daya alam. Ia menilai, Kutai Barat memiliki potensi besar di bidang pariwisata alam dan budaya yang layak dikembangkan lebih luas.

“Kita terus mendorong pengembangan destinasi wisata unggulan seperti Danau Jempang, Kersik Luway, dan Danau Kelumpang. Selain itu, pemerintah juga mendukung pelaksanaan berbagai event dan festival budaya daerah sebagai daya tarik wisata,” ujar Bupati.

Selain pariwisata, Pemkab juga memberi perhatian khusus pada pemberdayaan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Dukungan diberikan melalui program pelatihan, fasilitasi permodalan, serta pameran produk unggulan daerah agar pelaku usaha lokal semakin berdaya saing.

“UMKM dan ekonomi kreatif merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu berinovasi dan beradaptasi dengan era digital,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga aktif memfasilitasi pelaku usaha untuk ikut serta dalam promosi dan pameran dagang di tingkat provinsi hingga nasional, sebagai langkah memperluas jaringan pemasaran produk khas Kutai Barat.

Selain aspek ekonomi, Pemkab juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas daerah.

“Melalui kerja sama lintas sektor, kita ingin pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif menjadi kekuatan baru dalam pembangunan ekonomi Kutai Barat,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kubar)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke