SENDAWAR, Infokubar.id – Camat Long Iram Burhanuddin meluruskan informasi yang beredar mengenai proyek semenisasi jalan yang disebut berada di wilayah Kecamatan Long Iram. Ia menegaskan, lokasi pekerjaan tersebut berada di Kecamatan Tering dan merupakan kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Barat.
Burhanuddin menilai klarifikasi perlu disampaikan agar masyarakat tidak memperoleh informasi yang keliru, terutama terkait lokasi pekerjaan dan sumber anggaran proyek.
“Lokasi proyek itu bukan berada di Kecamatan Long Iram, tetapi di wilayah Kecamatan Tering. Kegiatan tersebut juga bukan menggunakan anggaran pemerintah kampung, melainkan merupakan kegiatan Dinas PUPR Kutai Barat,” kata Burhanuddin, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, penyampaian informasi tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak terkait dapat menimbulkan kesalahpahaman dan persepsi negatif di tengah masyarakat. Karena itu, setiap informasi mengenai pembangunan daerah harus disampaikan berdasarkan data yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Burhanuddin menjelaskan, masyarakat Long Iram memiliki dua jalur yang biasa digunakan untuk menuju ibu kota Kabupaten Kutai Barat.
Jalur pertama melewati Kampung Long Iram Ilir menuju Kampung Purworejo di Kecamatan Tering. Jalur tersebut dapat dilalui kendaraan roda empat dan menjadi salah satu akses utama masyarakat.
Sementara jalur kedua melewati Kampung Tering Ulu dan Kampung Tering Ilir. Akses ini lebih banyak digunakan oleh pengendara roda dua karena kondisi jalan di sejumlah titik masih mengalami kerusakan.
Selain itu, terdapat penyempitan badan jalan yang menyebabkan kendaraan roda empat kesulitan melintas. Meskipun berada di wilayah Kecamatan Tering, jalur tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat Long Iram menuju pusat pemerintahan kabupaten.
“Karena jalur itu digunakan masyarakat Long Iram, mungkin muncul anggapan bahwa lokasi proyek berada di Kecamatan Long Iram. Padahal secara administratif, lokasi pekerjaannya berada di Kecamatan Tering,” jelasnya.
Burhanuddin berharap masyarakat dapat membedakan antara lokasi administratif proyek dan manfaat pembangunan yang dirasakan oleh warga dari kecamatan lain. Ia mengakui, peningkatan jalan di wilayah Tering turut mendukung kelancaran perjalanan masyarakat Long Iram.
Keterangan serupa disampaikan Petinggi Long Iram, Rudianda. Ia menyebut informasi yang menempatkan proyek tersebut di wilayah Long Iram tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Informasi itu tidak benar. Lokasinya bukan di Long Iram, tetapi di Tering. Jangan asal menyampaikan informasi,” tegas Rudianda.
Jalan Mendukung Akses Menuju Long Iram
Camat Tering Yosep Ngau menjelaskan, proyek semenisasi jalan dari Kampung Tering Ilir menuju Kampung Tering Ulu dilaksanakan untuk mendukung mobilitas masyarakat di kedua kampung.
Peningkatan jalan tersebut juga berfungsi memperlancar akses menuju Kecamatan Long Iram. Sebelum disemenisasi, badan jalan masih berupa tanah dan mengalami kerusakan sehingga menyulitkan aktivitas warga, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung.
Menurut Yosep, keberadaan jalur tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Tering maupun Long Iram yang hendak menuju ibu kota kabupaten.
“Hingga kini akses jalan tersebut sangat membantu masyarakat Long Iram menuju ibu kota kabupaten melalui jasa kapal feri penyeberangan di Kampung Tering Seberang dari Kampung Tering Ilir maupun Tering Ulu,” ujar Yosep.
Ia berharap pembangunan semenisasi dapat dilanjutkan secara bertahap agar kondisi jalan semakin baik dan dapat dilalui masyarakat dengan lebih aman dan nyaman.
Peningkatan akses itu dinilai penting karena menjadi bagian dari jalur penghubung antarkampung dan antarkecamatan. Infrastruktur jalan yang memadai juga diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, pelayanan pemerintahan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kutai Barat Michael Hermawan belum memberikan keterangan mengenai proyek tersebut. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler belum mendapat respons.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang pegawai Dinas PUPR Kutai Barat, para kepala bidang saat itu sedang mengikuti rapat internal yang dipimpin Kepala Dinas PUPR Kutai Barat, Pilip. Rapat tersebut disebut turut membahas proyek semenisasi jalan yang menjadi sorotan di media sosial.
Burhanuddin mengajak seluruh pihak mengedepankan konfirmasi dan ketepatan data sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan yang bertujuan memperbaiki konektivitas tidak menimbulkan kesalahpahaman akibat kekeliruan penyebutan wilayah maupun sumber anggarannya. (Man)
Camat Long Iram Luruskan Informasi Proyek Jalan: Lokasi di Tering, Bukan Long Iram

Facebook Comments Box


