SAMARINDA, Infokubar.id — Upaya penataan lingkungan dan permukiman di Kota Balikpapan mendapat sorotan positif dari DPRD Kalimantan Timur. Meski demikian, anggota dewan mengingatkan agar capaian yang telah diraih tidak berhenti sebagai prestasi jangka pendek.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menilai langkah Pemerintah Provinsi Kaltim patut diapresiasi, terutama terlihat pada peningkatan kualitas kawasan Balikpapan Baru (BSB) dengan sistem drainase yang lebih tertata dan aliran pembuangan langsung ke laut.
“Contoh di BSB menunjukkan hasil kerja nyata Pemprov Kaltim. Lingkungannya lebih tertib dan sistem drainasenya telah dibenahi. Namun, ini seharusnya dipandang sebagai langkah awal, bukan penyelesaian akhir,” ujar Sigit, Jumat (5/12/2025).
Ia menekankan pentingnya kesinambungan antara pemerintah provinsi dan kota dalam menangani persoalan strategis seperti banjir, air bersih, dan layanan PDAM.
“Pemerintah provinsi hadir tidak hanya dalam tahap perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan di lapangan. Kita bisa melihat komitmen tersebut melalui dukungan terhadap penyediaan air bersih dan peningkatan infrastruktur PDAM,” jelasnya.
Sigit menambahkan, sebagian besar penduduk Kaltim bermukim di perkotaan seperti Balikpapan. Karena itu, kolaborasi Pemprov dan Pemkot harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan.
“Karena kebutuhan terbesar masyarakat berada di kota, kolaborasi Pemprov dan Pemkot harus semakin solid. DPRD tentu akan memberikan dukungan penuh,” katanya.
Ia menekankan bahwa penataan lingkungan tidak boleh berhenti pada pencapaian semata. Namun, hal yang lebih penting, kata Sigit, adalah menjaga, memperbarui, dan meningkatkan hasil pembangunan dari waktu ke waktu.
“Keberhasilan ini bukan sekadar untuk dibanggakan, melainkan harus dirawat dan terus dilanjutkan. Jangan sampai berhenti pada satu titik keberhasilan saja,” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim)
