SENDAWAR, Infokubar.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat berkomitmen memperkuat pengembangan usaha berbasis potensi lokal dengan mendukung perluasan rumah produksi gula aren di Kampung Minta, Kecamatan Penyinggahan. Langkah tersebut disiapkan sebagai solusi atas meningkatnya permintaan pasar yang belum dapat diimbangi oleh kapasitas produksi yang tersedia saat ini.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul aspirasi yang disampaikan Kelompok Tani Minta Mandiri/BUMKA/AKKM Hutan Kahoi. Perwakilan kelompok, Saifullah, berharap sinergi antara Pemkab Kutai Barat, WWF Indonesia, dunia usaha, dan berbagai mitra pembangunan dapat diwujudkan melalui pembangunan rumah produksi yang lebih representatif dan memenuhi standar produksi.
“Kami percaya keberadaan rumah produksi yang lebih layak tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membuka lapangan kerja, memberdayakan masyarakat lokal, meningkatkan pendapatan keluarga serta menjadikan produk aren Kampung Minta sebagai kebanggaan Kubar,” ujarnya dalam lawatannya ke Penyinggahan, Kamis (30/7/2026).
Saifullah menjelaskan, kolaborasi WWF Indonesia bersama masyarakat Kampung Minta telah berlangsung sejak 2018 melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu, hingga pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dari pendampingan tersebut lahir Kelompok Tani Aren Minta Mandiri yang kini memproduksi gula aren dan gula semut berkualitas. Pada 2024, gula semut produksi kelompok itu berhasil menempati peringkat kesembilan produk unggulan desa tingkat Provinsi Kalimantan Timur, dengan kapasitas produksi yang kini mencapai sekitar 500 kilogram per bulan.
Meski demikian, tingginya permintaan pasar membuat fasilitas produksi yang ada tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan. Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan pemerintah daerah akan mengambil langkah konkret dengan memperluas rumah produksi agar kapasitas pengolahan dapat ditingkatkan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk unggulan daerah.
“Permintaan pasar terus meningkat. Kami akan membantu bagaimana caranya memperluas rumah produksi di Kampung Minta agar kapasitas produksi gula aren semakin maksimal dan mampu memenuhi kebutuhan pasar,” tegasnya. (Adv/Diskominfo Kubar)



