HUT ke-23 Kubar, Bakal Ada Pemecahan Rekor MURI Menggunakan Seraung Terbanyak

SENDAWAR, Infokubar.id – Ribuan orang di Kutai Barat (Kubar) dipastikan akan turut serta dalam pemecahan rekor ‘Menggunakan Seraung Terbanyak’. Kegiatan tersebut rencananya akan dicatat ke dalam Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dan menjadi rangkaian hari jadi ke-23 Kabupaten Kubar di Taman Budaya Sendawar (TBS) pada 5 November mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia HUT Kubar, Hendarman Supanji dalam pembukaan rangkaian Dahau Sendawar di TBS, Sabtu (22/10/2022). Rekor ini sebelumnya dipecahkan oleh GBI Keluarga Imamat Rajani, Kelir di Samarinda dalam acara Borneo Celebration pada Oktober 2019 dengan jumlah 1.294 peserta.

“Informasi disampaikan kepada Kecamatan, Kampung, sampai seluruh OPD, dan segenap lapisan masyarakat bahwa Rekor ini akan kita pecahkan. Panitia menargetkan bahwa pemecahan rekor MURI ini minimal 3.000 peserta,” jelas Henderman.

Ketua Dekranasda Kubar Yayuk Seri Rahayu mengatakan pemecahan rekor MURI tersebut merupakan salah satu upaya dalam mempromosikan dan meningkatkan perekonomian masyarakat terutama para perajin seraung. Menurutnya dalam dua pekan terakhir ini permintaan seraung akan meningkat.

“Untuk harga juga naik menjadi Rp 60.000 per seraung. Sebelumnya itu, harga berkisar antara Rp 25.000 sampai Rp 35.000 per seraungnya,” ujar Yayuk.

Yayuk berharap para perajin seraung terus berkreasi dan berinovasi, namun tidak mengabaikan kualitas dan nilai warisan leluhurnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk melestarikan produk khas Kubar dengan cara mencintai, mempromosikan, dan membelinya.

“Sehingga kelangsungan produk ini, terus terjaga dan tidak akan punah. Begitu juga bagi generasi muda, jangan pernah malu menggunakan produk khas Kubar,” tandasnya.

Seraung merupakan seni kriya suku Dayak berupa topi pelindung kepala yang terbuat dari anyaman daun biru atau sejenis palem maupun daun pandan yang dikeringkan. Berbentuk kerucut layaknya caping di Jawa, seraung dihiasi manik-manik atau sulaman dengan nuansa berwarna cerah. Seraung Dayak biasanya dibuat oleh para perempuan, biasa dipakai ke luar rumah, ke hutan serta dalam ritual upacara adat.

Sebagai informasi, pada malam puncak perayaan Dahau Sendawar 2022, acara dimeriahkan oleh sejumlah artis seperti Keisya Levronka, Trio Macan, Mario G. Klau dan lain-lain. (*)

Penulis: Fitra Mayca | Editor: Lukman Hakim

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: