Kasus Ilegal Oil di Barong Tongkok, 175 Liter Pertalite Diamankan Polisi

SENDAWAR, Infokubar.id – Kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal atau ilegal oil di Kutai Barat kembali berhasil diungkap Unit Tipidter Satreskrim Polres Kubar. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka.

Seorang pria berinisial DH diamankan di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, pada Selasa (11/6/2024) sore.

Kapolres Kubar AKBP Kade Budiyarta melalui Kasat Reskrim, AKP Asriadi menjelaskan kalau kasus pengungkapan bermula dari patroli petugas.

Saat itu, Unit Tipidter Satreskrim yang sedang berkeliling menemukan satu mobil jenis pikap Suzuki Carry warna putih dengan gerak mencurigakan.

“Saat itu pelaku dengan mobilnya berhenti disebuah warung di kawasan Simpang Raya,” ucap Asriadi, Rabu (12/6/2024).

Setelah dilakukan pemeriksaan, tim menemukan 5 jerigen berkapasitas 35 liter yang berisi bahan bakar minyak jenis Pertalite di dalam mobil tersebut.

“Selain itu, ditemukan pula 30 jerigen kosong berkapasitas 35 liter dan uang tunai sebesar Rp. 14.175.000,” tambahnya.

Ketika diamankan dan tak mampu menjelaskan 5 jeriken berisi BBM, DH lalu dibawa petugas ke Polres Kubar untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penyidikan, DH mengakui kalau 5 jeriken berisi BBM tersebut berasal dari aktivitas pengetap yang jelas dilarang secara peraturan hukum.

Atas hasil perbuatannya, DH dijerat Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UUNomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU.

“Pasal ini mengatur tentang penyalahgunaan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi,” tegasnya.

Meski DH telah diamankan, namun Asriadi menegaskan kalau penyelidikan kasus masih akan terus dilakukan. Bahkan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap setiap aktivitas ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

“Polres Kubar mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait peredaran BBM ilegal demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kutai Barat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Fitra Mayca | Editor: Lukman Hakim

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: