InfoKubar

Ketua DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Gizi Pelajar, Dorong Perluasan Program Makanan Bergizi

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud.

SAMARINDA, Infokubar.id — DPRD Kalimantan Timur kembali menyoroti faktor kesehatan peserta didik, khususnya pemenuhan gizi pelajar yang dinilai masih belum optimal di sejumlah wilayah. Persoalan ini dianggap berpengaruh langsung terhadap konsentrasi belajar dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud, mengungkapkan bahwa laporan di lapangan menunjukkan masih ada siswa yang mengikuti proses belajar dalam kondisi tubuh lelah akibat kurangnya asupan makanan bergizi. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak boleh dibiarkan.

“Bagaimana anak-anak dapat berkonsentrasi jika mereka tidak cukup makan? Jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi, hasil belajar pasti terganggu. Ini bukan persoalan kecil, tetapi soal keselamatan dan masa depan mereka,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Hasanuddin menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi dasar siswa. Tanpa dukungan tersebut, berbagai upaya perbaikan pendidikan dinilai tidak akan berjalan maksimal.

Ia pun meminta pemerintah daerah untuk memperluas cakupan program makanan bergizi, terutama di wilayah rawan stunting, daerah terpencil, serta kawasan transmigrasi. Selain itu, pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program juga menjadi penekanan utama.

“Program gizi itu sangat penting. Jangan sampai hanya formalitas di atas kertas, tetapi pelaksanaannya tidak berjalan di lapangan,” katanya.

Menurut Hasanuddin, perhatian terhadap gizi anak merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur. Anak-anak yang sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan produktif.

“Anak-anak merupakan aset masa depan. Mereka harus tumbuh sehat, kuat, dan berada dalam lingkungan sekolah yang aman agar dapat belajar dengan baik. Itu yang terus kami perjuangkan,” pungkasnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ke
Exit mobile version