Lokasi Malam Puncak Dahau Berpindah, Bukan di TBS

Ketua Panitia Dahau 2022, Henderman Supanji. (Foto: Istimewa)

SENDAWAR, Infokubar.id – Perayaan malam puncak syukuran Dahau tahun ini tidak digelar di panggung Taman Budaya Sendawar (TBS). Lantaran panitia mengubah rencana yang mulanya di panggung TBS bergeser ke Alun-alun Itho.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Dahau, Henderman Supanji dalam acara pembukaan Perayaan Dahau di Taman Budaya Sendawar, Sabtu (22/10/2022) pagi.

“Bahwa mulai hari ini tanggal 22 sampai dengan 5 (November) siang, semua rangkaian kegiatan (Dahau) ini dilaksanakan di Taman Budaya Sendawar,” kata Henderman.

Berbeda dari perayaan Dahau pada edisi sebelumnya yang biasanya digelar di panggung utama TBS.

Sebelum pembukaan Dahau edisi kali ini, panitia mendapat laporan dari pengelola UPT TBS mengenai kondisi atap, plafon, dan siring dari bangunan lamin yang berjatuhan. Apalagi dengan perkiraan jumlah massa yang banyak dan dentuman alat (sound system) dikhawatirkan nantinya bisa berakibat fatal dari sisi keamanan pengunjung.

“Bapak Bupati memberikan pertimbangan kepada kita, masukan dari Kabag Ops Polres, dan dengan persetujuan semua panitia maka kegiatan malam syukuran kita alihkan ke Alun-alun Itho,” lanjut Plt. Asisten III itu.

Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utama panitia setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan. Selain faktor keamanan, akses masuk dan keluar orang di TBS yang hanya satu arah dinilai akan menyulitkan proses evakuasi selain kantong parkir kendaraan yang lebih sedikit. 

“Berbeda halnya dengan di Alun-alun Itho, pintu keluar masuk banyak bisa dari mana saja. Ketersediaan kantong parkir juga banyak,” terang Henderman.

Berkaca dari Perayaan Dahau sebelumnya, kemacetan panjang terjadi sehingga akan menyulitkan proses evakuasi darurat karena tidak ada alternatif yang tersedia.

“Pengalaman yang lalu acara selesai jam 11, tapi orang habis dari sini jam 3. Sementara kalau di Alun-alun Itho itu ada banyak pintu masuk dan keluar,” tandasnya. (*)

Penulis: Fitra Mayca | Editor: Lukman Hakim

Facebook Comments Box
Bagikan ke
Pasang Iklanmu
%d blogger menyukai ini: