SENDAWAR, Infokubar.id – Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Barat masa bakti 2025-2030 resmi dilantik, Selasa, 18 Maret 2025.
Acara yang berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat itu dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Kubar, Maria Christina Mozes. Sebelumnya dilakukan serah terima jabatan Ketua PKK periode 2021-2025 yang diwakili oleh Wakil Ketua 2 Dusiana Ayonius.
Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Frederick Edwin dan Wabup Nanang Adriani, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan pentingnya sinergitas antara kader PKK dengan pemerintah daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagaimana pemahaman kita bersama PKK adalah mitra kerja pemerintah dan sebagai lembaga kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang,” kata bupati.
Selanjutnya ia juga berharap, agar semua program PKK dapat berkelanjutan sehingga dapat berjalan tepat sasaran dan berdaya guna serta berdaya hasil bagi keluarga di Kutai Barat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kubar, Maria Christina Mozes, menegaskan bahwa TP PKK bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan wadah aspirasi bagi masyarakat. Ia berharap kehadiran TP PKK dapat memberikan manfaat nyata dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Hari ini Tim Penggerak PKK Kutai Barat telah resmi dilantik dan mulai bekerja sebagai perwujudan wadah aspirasi untuk menampung segala bentuk kreativitas,” ujarnya.
Tidak hanya itu, dirinya bersama pengurus PKK lainnya juga akan bergerak melaksanakan aksi sosial dengan membagikan bantuan paket sembako terhadap para korban terdampak kebakaran di Kampung Sempatn Kecamatan Damai, beberapa hari lalu. Menghanguskan puluhan bangunan milik warga setempat.
”Setelah ini (pelantikan) kami akan bersama-sama tim yang baru saja dilantik pergi memberikan bantuan yang ada di Kampung Sempatn.Berupa sembako dan baju-baju (layak pakai),” terang Maria.
Penulis : Aditia | Editor : Lukman Hakim



