InfoKubar

Sampah Jadi Energi: DPRD Kaltim Dukung Rencana PLTSA di TPA Sambutan

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

SAMARINDA, Infokubar.id — DPRD Kalimantan Timur menyatakan dukungan terhadap rencana Pemerintah Kota Samarinda membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan. Proyek ini dianggap strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menilai PLTSA akan membantu mengurangi penumpukan sampah, terutama seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas konsumsi warga.

“Apabila tidak ditangani, volume sampah akan terus meningkat tanpa adanya solusi yang jelas. PLTSA dapat menjadi alternatif yang realistis,” ujar Subandi, Jumat (5/12/2025).

Proyek ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor energi. Listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung efisiensi energi jangka panjang.

Subandi menekankan pentingnya keterlibatan investor agar pembiayaan pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

“Investasinya memang besar, tetapi melalui skema kerja sama dengan investor, beban APBD dapat berkurang. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi kota,” jelasnya.

Pembangunan PLTSA direncanakan mulai akhir 2025, dengan sejumlah perusahaan asal Malaysia dan Korea Selatan telah menyatakan minat untuk berpartisipasi.

Meski teknologi menjadi kunci, Subandi mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya sangat penting.

“Edukasi perlu digencarkan. Tanpa pemilahan sampah organik dan non-organik di tingkat rumah tangga, teknologi secanggih apa pun tidak akan berfungsi optimal,” ujarnya.

Subandi berharap PLTSA menjadi simbol kemajuan pengelolaan lingkungan perkotaan, sekaligus mendorong Samarinda menjadi pelopor kota bersih berbasis energi terbarukan.

“Masyarakat sebaiknya memandang proyek ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan masa depan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutupnya. (Adv/DPRD Kaltim)

Bagikan ke
Exit mobile version