SENDAWAR, Infokubar.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Barat menggelar rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Program Layanan Medis Rumah Sakit Kapal (RSK) dr. Lie Dharmawan III. Program ini dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Melak pada akhir September hingga awal Oktober 2025.
Rapat yang digelar secara luring dan daring (Zoom) tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Dinkes Kutai Barat, Jumat (19/9/2025). Hadir sejumlah perwakilan instansi terkait, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan dr. Ritawati Sinaga, Sekretaris BPBD, Dinas Kominfo, UPT Dinas Perhubungan, Polres dan Kodim Kutai Barat, PDAM.
Selain itu, juga turut hadir dokter RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS), tenaga medis Puskesmas Sekolaq Darat dan Puskesmas Melak, serta camat Melak dan perwakilan Kecamatan Muara Pahu.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ritawati Sinaga, menjelaskan rapat ini bertujuan memantau progres persiapan sekaligus menginventarisasi sarana pendukung yang masih dibutuhkan.
“Koordinasi lintas sektor sangat penting, mulai dari OPD, puskesmas, Polres, Kodim, hingga PDAM agar pelaksanaan Program Rumah Sakit Kapal nanti berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu dari pihak penyelenggara, perwakilan Tim DoctorShare, Benny Hwanggara, memaparkan layanan kesehatan yang akan dibuka di atas kapal. Rangkaian layanan tersebut meliputi poli umum, poli obstetri dan ginekologi (obgyn), poli anak, skrining bedah, hingga tindakan operasi.
Melalui koordinasi ini, Pemkab Kutai Barat optimistis pelayanan kesehatan berbasis rumah sakit terapung itu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman yang akses layanan kesehatannya terbatas. (*)



