Yohanes dan Desi, Dua Guru Inspiratif Ini Wakili Kaltim di Panggung GTK Nasional

SENDAWAR, Infokubar.id — Panggung Gebyar Penghargaan GTK Kaltim 2025 menjadi saksi lahirnya para pendidik inspiratif dari berbagai penjuru Kalimantan Timur. Dari puluhan insan pendidikan yang menerima penghargaan, dua guru asal Kutai Barat tampil gemilang dan berhasil menorehkan prestasi tingkat provinsi.

Mereka adalah Yohanes Asmardin Halawa, guru Geografi dari SMA Negeri 1 Nyuatan, dan Desi Susanti, guru Fisika dari SMA Negeri 1 Sendawar. Keduanya dinobatkan sebagai juara pertama dalam ajang bergengsi yang digelar oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kaltim di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Minggu (02/11/2025).

Acara tersebut merupakan agenda tahunan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen yang digelar serentak di seluruh provinsi dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Dilansir dari kaltimpost, Kepala BGTK Kaltim, Wiwik Setiawati, menjelaskan bahwa ajang apresiasi ini menjadi wadah bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk menampilkan inovasi, karya, serta praktik baik dalam dunia pendidikan.

“Total ada 36 orang yang nanti akan mewakili Kaltim di Jakarta akhir November mendatang. 36 ini merupakan pemenang pertama dari setiap kategori, dari total 43 kategori,” terangnya.

Dalam kompetisi yang melalui proses seleksi ketat itu, karya para peserta dinilai oleh 18 juri profesional dari kalangan akademisi, praktisi, serta tenaga fungsional BGTK Kaltim. Baik Yohanes maupun Desi tampil luar biasa melalui inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan di sekolah masing-masing.

Yohanes dan Desi terpilih usai lolos seleksi dan penilaian ketat dan panjang di tingkat kabupaten melalui Cabang Dinas Pendidikan Kaltim Wilayah IV lalu diajukan ke tingkat provinsi. Prestasi keduanya bukan hanya sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi dunia pendidikan Kutai Barat.

“Prestasi ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras dalam memberikan layanan pendidikan terbaik. Mari terus dukung dan doakan kami agar bisa menunjukkan yang terbaik di pusat dan mengharumkan Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Yohanes.

Sementara itu, Desi menuturkan harapannya agar pencapaian ini menjadi pintu bagi kolaborasi yang lebih luas.

“Karena setelah ini lanjut ke nasional, tentu kami butuh doa agar dilancarkan perjalanan berikutnya. Kami juga berharap bisa berbagi praktik baik kepada rekan-rekan guru di Kutai Barat, sehingga dapat membawa perubahan positif bagi pendidikan di daerah,” ungkapnya.

Kini, Yohanes dan Desi bersiap melangkah ke tahap berikutnya, mewakili Kalimantan Timur di ajang Apresiasi GTK tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada akhir November. Keduanya akan bersaing bersama perwakilan guru terbaik dari seluruh Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Guru Nasional 2025.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras para guru dari daerah pedalaman Kalimantan Timur pun mampu menembus batas dan menginspirasi perubahan besar di dunia pendidikan. (*)

Facebook Comments Box
Matahari Komputer
Bagikan ke